Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Baru Varietas Benih Padi F1 Japonica No 1

  • 4 min read
  • Jan 17, 2021

Baru Varietas Benih Padi F1 Japonica No 1 – Padi ialah type makanan utama yang ada di Indonesia, makanan ini di konsumsi di Asia dan di Amerika Selatan. Padi merupakan sebutan untuk tanaman biji-bijian yang umumnya kerap anda menyaksikannya di sawah. Menanam padi juga tidak bisa asal-asalan karena tahu cara menanam berpengaruh pada hasil panen. Padi yang ada di Indonesia itu beraneka macam jenisnya mulai dari vairietas unggulan sampai varietas umum yang seringkali di memanfaatkan para petani. Setiap Baru Varietas Benih Padi F1 Japonica No 1 yang bakal kita informasikan ini memiliki kelebihan dan kekurangan baik dari aspek perawatan, cepat dan lambatnya proses panen dan ada banyak juga yang lainnya. Padi dengan nama Ilmiahnya Orzya sativa L ini adalah keliru satu model tanaman budidaya yang telah ada sejak 1500 SM, awal awalnya tanaman ini dibawa dari India atau Indocina yang membawa bibit ke Indonesia. Ternyata padi bisa tumbuh dengan subur di tanah Indonesia dan sampai sekarang ini menjadi tanaman pangan bagi masyarakat dunia termasuk Indonesia.

Baru Varietas Benih Padi F1 Japonica No 1

Video Tentang Baru Varietas Benih Padi F1 Japonica No 1

Jenis-Jenis Benih Padi F1 Japonica Dari Indonesia

Berikut ini adalah Varietas bibit padi F1 Japonica khas berasal dari Indonesia

Bibit Padi Varietas Hibrida F1 Japonica

Benih padi yang satu ini cuma bisa untuk sekali tanam saja, berlainan dengan bibit padi lain yang mampu dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran kalau dalam sekali panen, untuk jenis benih ini dapat segera membuahkan mutu terbaik. Sayangnya, bibit hibrida ini tidak bisa di memanfaatkan untuk ke dua kali sehingga perlu membeli benih baru dari penyedia bibit padi pilihan. Lazimnya disetiap tempat di Indonesia, panen padi dapat berjalan lebih kurang 2 – 3 kali panen, sehingga hasilnya terhitung lumayan cukup untuk kemakmuran para petani. Artinya, bibit ini mempunyai kekurangan untuk turunannya yang kedua kalau di gunakan kembali, hasilnya bakal menyusut dan lebih sedikit dibanding hasil penen yang pertama. Contoh untuk jenis bibit Vibrida yang dapat anda temukan yakni : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Benih Padi Varietas Unggul F1 Japonica

Kemudian benih yang kedua ini tetap satu tingkat di bawah varietas hibrida yang mampu ditanam beberapa kali bersama kualitas yang sama, hasil panen berasal dari benih ini dapat dikatakan lebih unggul. Harga untuk padi type ini terhitung lebih murah dibandingkan benih hibrida, produksi padi yang dihasilkan terhitung memadai baik yaitu kira-kira 8 – 10 ton / hektar. Untuk tipe bibit ini biasanya yang dipakai memadai beragam, mulai dari npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas bibit unggul terhitung baru saja di rilis oleh pemerintah dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang dapat anda rasakan ketika memakai jenis varietas ini ialah tahan pada hama.

Varietas Padi Lokal F1 Japonica

Varietas padi lokal ini biasanya tersedia di area tertentu dan hanya di memanfaatkan untuk cocok tanam saja, jenis padi semisal ini cuma untuk kebutuhan pangan dan tidak di perjual belikan sebab kualitasnya masih di bawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal cuma bisa membuahkan kira-kira 8 ton didalam satu hektar, namun tidak seluruh petani menanam padi lokal dalam jumlah besar. Rasa dari padi ini termasuk tidak cukup enak, maka dari itu tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyukai jenis padi satu ini. Jenis padi lokal ini punyai nama-nama unik layaknya Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Harga Padi F1 Japonica Dari Petani Indonesia

Baru Varietas Benih Padi F1 Japonica No 1

Bagi kamu yang mendambakan mengerti harga padi dari masing-masing varietas petani Indonesia, silakan lihat informasinya dibawah ini.

Harga Padi Varietas Jaliteng & F1 Japonica

Padi Jaliteng dan F1 Japonica ini lebih dikenal penduduk luas sebagai padi bersama dengan biji hitam yang punyai kualitas terbaik. Harga jual untuk tipe padi Jaliteng & F1 Japonica ini terbilang cukup mahal karena banyaknya keinginan berasal dari penduduk lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terkandung dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan jenis padi lain yang ada di Indonesia, kadar utama dari padi ini ialah antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & F1 Japonica sendiri mulai dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya pada tahun 2019 lalu. Padi ini punyai nomer seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang yaitu jenis padi hasil silang berasal dari ketan hitam bersama dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kg padi hitam dijual kurang lebih IDR 15.000 – IDR 18.000 terkait mutu hasil panennya.

Perbedaan Harga Padi Pamera & F1 Japonica Berasal dari Petani

Selanjutnya jenis padi paling paling kondang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia merupakan jenis padi Pamera dan F1 Japonica yaitu varietas padi warna merah yang miliki kualitas terbaik. lazimnya type padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang menghindari takaran gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah berhasil menciptakan varietas beras merah aromatik bersama dengan nomer seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang yakni hasil persilangan berasal dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, umumnya tipe padi ini dapat membuahkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi tipe ini mampu raih IDR 15.000 – IDR 17.000 / kg. Banyak orang yang menyukai type padi Pamera dan F1 Japonica sebab mempunyai rasa yang gurih dan sedikit punya kandungan rasa manis.

Perbandingan Harga Padi Pamelan & F1 Japonica Berasal dari Petani

Selain Varietas Pemera, ada varietas lain yang lumayan kondang di kalangan penduduk Indonesia. Jenis padi ini terhitung banyak disukai oleh penduduk Indonesia dan luar negeri karena rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan dan F1 Japonica adalah type padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelen dan F1 Japonica mempunyai no seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini membawa umumnya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi dari jenis varietas ini lebih pendek jika dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama dengan tekstur beras ukuran pendek dan takaran amilosa 18,6%. Total fenolik terhadap padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yakni mencapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB group III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kg padi ini capai IDR 18.000, atau bisa lebih tidak mahal jika anda membelinya di toko sembako.

Perbandingan Harga Padi Paketih & F1 Japonica

Petani Indonesia lebih pilih untuk menanam padi ketan sebab dianggap tetap menentukan persaingan yang rendah dibandingkan jenis padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi berasal dari varietas ini juga terbilang lebih murah, tetapi untuk kualitasnya pasti tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas dari tipe ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya layaknya varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini yakni hasil persilangan dari Pandan Wangi bersama Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini mencapai IDR 18.000.

Itulah info berkenaan Baru Varietas Benih Padi F1 Japonica No 1 di tahun ini. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *