Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Baru Varietas Bibit Padi Gh 02 If16 3 Bulan Panen

  • 4 min read
  • Feb 11, 2020

Baru Varietas Bibit Padi Gh 02 If16 3 Bulan Panen – Padi merupakan type makanan pokok yang tersedia di Indonesia, makanan ini di makan di Asia dan di Amerika Selatan. Padi yaitu sebutan untuk tanaman biji-bijian yang umumnya kerap kamu melihatnya di sawah. Menanam padi juga tidak dapat ceroboh dikarenakan mengetahui cara menanam berpengaruh terhadap hasil panen. Padi yang ada di Indonesia itu beraneka ragam jenisnya mulai berasal dari vairietas unggulan sampai varietas umum yang seringkali di gunakan para petani. Setiap Baru Varietas Bibit Padi Gh 02 If16 3 Bulan Panen yang bakal kami informasikan ini mempunyai kelebihan dan kekurangan baik dari segi perawatan, cepat dan lambatnya sistem panen dan ada banyak juga yang lainnya. Padi bersama nama Ilmiahnya Orzya sativa L ini merupakan salah satu tipe tanaman budidaya yang udah tersedia sejak 1500 SM, awal awalannya tanaman ini dibawa dari India atau Indocina yang mengirim benih ke Indonesia. Ternyata padi bisa tumbuh dengan subur di tanah Indonesia dan sampai hari ini jadi tanaman pangan bagi penduduk dunia termasuk Indonesia.

Baru Varietas Bibit Padi Gh 02 If16 3 Bulan Panen

Vidio Terkait Baru Varietas Bibit Padi Gh 02 If16 3 Bulan Panen

Jenis-Jenis Benih Padi Gh 02 If16 Khas Indonesia

Berikut ini yakni Varietas benih padi Gh 02 If16 khas berasal dari Indonesia

Bibit Padi Varietas Hibrida Gh 02 If16

Bibit padi yang satu ini hanya bisa untuk sekali tanam saja, berlainan bersama dengan bibit padi lain yang mampu dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran kalau didalam sekali panen, untuk tipe benih ini mampu segera menghasilkan kualitas terbaik. Sayangnya, bibit hibrida ini tidak dapat di pakai untuk kedua kali sehingga harus belanja bibit baru dari penyedia bibit padi pilihan. Biasanya disetiap wilayah di Indonesia, panen padi dapat terjadi lebih kurang 2 – 3 kali panen, sehingga hasilnya juga lumayan cukup untuk kemakmuran para petani. Artinya, benih ini punya kekurangan untuk turunannya yang kedua jika di memanfaatkan kembali, hasilnya bakal menyusut dan lebih sedikit dibanding hasil penen yang pertama. Contoh untuk tipe benih Vibrida yang bisa kamu temukan yakni : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Benih Padi Varietas Unggul Gh 02 If16

Selanjutnya bibit yang kedua ini masih satu tingkat di bawah varietas hibrida yang mampu ditanam beberapa kali bersama kualitas yang sama, hasil panen berasal dari bibit ini dapat dikatakan lebih unggul. Harga dari padi tipe ini juga lebih murah dibandingkan bibit hibrida, produksi padi yang dihasilkan terhitung memadai baik yaitu kurang lebih 8 – 10 ton / hektar. Untuk jenis benih ini biasanya yang dipakai lumayan beragam, mulai dari npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas benih unggul termasuk baru saja di rilis oleh pemerintah bersama nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang dapat kamu rasakan kala kenakan tipe varietas ini merupakan tahan terhadap hama.

Varietas Padi Lokal Gh 02 If16

Varietas padi lokal ini kebanyakan ada di daerah khusus dan cuma di gunakan untuk cocok tanam saja, type padi seperti ini hanya untuk keperluan pangan dan tidak di perjual belikan karena kualitasnya masih di bawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal hanya mampu menghasilkan kurang lebih 8 ton didalam satu hektar, tetapi tidak semua petani menanam padi lokal di dalam kuantitas besar. Rasa dari padi ini termasuk tidak cukup enak, maka dari itu tidak banyak penduduk Indonesia yang menyukai tipe padi satu ini. Jenis padi lokal ini mempunyai nama-nama unik seperti Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Harga Padi Gh 02 If16 Dari Petani Indonesia

Baru Varietas Bibit Padi Gh 02 If16 3 Bulan Panen

Bagi kamu yang menginginkan mengetahui harga padi berasal dari masing-masing varietas petani Indonesia, silahkan amati informasinya dibawah ini.

Perbandingan Harga Padi Varietas Jaliteng & Gh 02 If16

Padi Jaliteng dan Gh 02 If16 ini lebih dikenal masyarakat luas sebagai padi dengan biji hitam yang memiliki kualitas terbaik. Harga rata-rata untuk jenis padi Jaliteng & Gh 02 If16 ini terbilang tinggi sebab banyaknya permintaan berasal dari masyarakat lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terkandung dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan type padi lain yang ada di Indonesia, kadar utama dari padi ini yaitu antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Gh 02 If16 sendiri pertama dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya pada tahun 2019 lalu. Padi ini miliki nomor seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang merupakan jenis padi hasil silang dari ketan hitam bersama dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kilogram padi hitam dijual kira-kira IDR 15.000 – IDR 18.000 bergantung kualitas hasil panennya.

Perbedaan Harga Padi Pamera & Gh 02 If16 Berasal dari Petani

Berikutnya tipe padi paling paling kondang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia yaitu jenis padi Pamera dan Gh 02 If16 yaitu varietas padi warna merah yang punyai mutu terbaik. lazimnya tipe padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang menjauhkan takaran gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah sukses menciptakan varietas beras merah aromatik dengan nomor seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang adalah hasil persilangan berasal dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, kebanyakan tipe padi ini dapat membuahkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi type ini mampu meraih IDR 15.000 – IDR 17.000 / kg. Banyak orang yang menyukai type padi Pamera dan Gh 02 If16 karena memiliki rasa yang gurih dan sedikit mempunyai kandungan rasa manis.

Perbedaan Harga Padi Pamelan & Gh 02 If16 Dari Petani

Selain Varietas Pemera, ada varietas lain yang lumayan kondang di kalangan masyarakat Indonesia. Jenis padi ini juga banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri sebab rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan dan Gh 02 If16 merupakan type padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelen dan Gh 02 If16 miliki nomor seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini membawa umumnya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi dari tipe varietas ini lebih pendek jika dibandingkan padi Inpari 24. Varietas dengan tekstur beras ukuran pendek dan kandungan amilosa 18,6%. Total fenolik pada padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yaitu menggapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB kelompok III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kg padi ini raih IDR 18.000, atau mampu lebih murah jika kamu membelinya di toko sembako.

Perbandingan Harga Padi Paketih & Gh 02 If16

Petani Indonesia lebih menentukan untuk menanam padi ketan karena dianggap tetap memilih kompetisi yang rendah dibandingkan tipe padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi dari varietas ini terhitung dan terbilang lebih murah, tapi untuk kualitasnya tentu tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas berasal dari jenis ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya layaknya varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini adalah hasil persilangan berasal dari Pandan Wangi dengan Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini raih IDR 18.000.

Demikian informasi dari kami mengenai Baru Varietas Bibit Padi Gh 02 If16 3 Bulan Panen, ketiga type padi yang kami sebutkan diatas pasti mempunyai keunggulan dan kekurangan tersendiri baik berasal dari faktor perawatan, cepat lambatnya sistem panen hingga tahan pada hama dan penyakit tertentu. Semoga Info ini berguna bagi kamu yang inginkan menentukan jenis bibit padi untuk proses tanam. Demikian dan terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *