Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Baru Varietas Bibit Padi Nasa 46 Umur Tua

  • 4 min read
  • Agu 20, 2019

Baru Varietas Bibit Padi Nasa 46 Umur Tua – Padi di Indonesia memang terkenal bersama dengan kualitasnya di mata dunia, tidak heran jikalau selama ini pemerintah Indonesia tetap melaksanakan ekspor ke lebih dari satu negara maju seperti China dan Amerika. Jenis padi yang ada di Indonesia mempunyai varietas unggul yang amat mungkin hasil panen sangat cocok dengan harapan para petani. Jika bicara perihal Baru Varietas Bibit Padi Nasa 46 Umur Tua, secara umum harga padi di bagi jadi beberapa kategori sesuai bersama dengan varietas padi yang ditanam oleh para petani. Kualitas padi terbaik biasanya diberi harga 1 kilogram / IDR 15.000 atau lebih kurang 1 dollar lebih sedikit.

Baru Varietas Bibit Padi Nasa 46 Umur Tua

Video Untuk Baru Varietas Bibit Padi Nasa 46 Umur Tua

Harga Padi Nasa 46 Dari Petani Indonesia

Bagi anda yang mendambakan mengerti harga padi dari masing-masing varietas petani Indonesia, silahkan melihat informasinya di bawah ini.

Harga Padi Pamelan & Nasa 46 Dari Petani

Selain Varietas Pemera, ada varietas lain yang lumayan terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Jenis padi ini termasuk banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri sebab rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan & Nasa 46 yaitu type padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelan & Nasa 46 miliki nomor seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini mempunyai umumnya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi berasal dari type varietas ini lebih pendek jikalau dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama tekstur beras ukuran pendek dan persentase amilosa 18,6%. Total fenolik pada padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yaitu meraih 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB kelompok III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kg padi ini raih IDR 18.000, atau bisa lebih tidak mahal jikalau kamu membelinya di toko sembako.

Harga Padi Pamera & Nasa 46 Berasal dari Petani

Berikutnya type padi paling paling tenar dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia ialah jenis padi Pamera & Nasa 46 yaitu varietas padi warna merah yang punyai mutu terbaik. biasanya jenis padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang menjauhi kadar gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah sukses menciptakan varietas beras merah aromatik bersama dengan no seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang merupakan hasil persilangan berasal dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, kebanyakan tipe padi ini dapat menghasilkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi tipe ini bisa meraih IDR 15.000 – IDR 17.000 / kilogram. Banyak orang yang menyukai jenis padi Pamera & Nasa 46 sebab punyai rasa yang gurih dan sedikit mempunyai kandungan rasa manis.

Perbedaan Harga Padi Paketih & Nasa 46

Petani Indonesia lebih menentukan untuk menanam padi ketan dikarenakan diakui tetap menentukan persaingan yang rendah dibandingkan tipe padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi dari varietas ini terhitung dan terbilang lebih murah, tapi untuk kualitasnya tentu tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas berasal dari tipe ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya layaknya varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini adalah hasil persilangan dari Pandan Wangi bersama Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini menggapai IDR 18.000.

Perbedaan Harga Padi Varietas Jaliteng & Nasa 46

Padi Jaliteng & Nasa 46 ini lebih dikenal masyarakat luas sebagai padi dengan biji hitam yang punya kualitas terbaik. Harga rata-rata untuk jenis padi Jaliteng & Nasa 46 ini terbilang mahal sebab banyaknya permohonan berasal dari masyarakat lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terdapat berasal dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan tipe padi lain yang tersedia di Indonesia, takaran utama berasal dari padi ini adalah antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Nasa 46 sendiri jadi dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya di th. 2019 lalu. Padi ini memiliki nomor seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang adalah type padi hasil silang dari ketan hitam bersama pandan wangi cianjur. Harga 1 kilogram padi hitam dijual sekitar IDR 15.000 – IDR 18.000 tergantung kualitas hasil panennya.

Varietas Bibit Padi Nasa 46 Asli Indonesia

Baru Varietas Bibit Padi Nasa 46 Umur Tua

Berikut ini adalah Jenis-Jenis bibit padi Nasa 46 khas berasal dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Nasa 46

Varietas padi lokal ini biasanya ada di tempat khusus dan hanya di memanfaatkan untuk cocok tanam saja, jenis padi semisal ini cuma untuk keperluan pangan dan tidak di perjual belikan sebab kualitasnya tetap dibawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal cuma dapat membuahkan kurang lebih 8 ton di dalam satu hektar, tapi tidak semua petani menanam padi lokal di dalam kuantitas besar. Rasa dari padi ini juga tidak cukup enak, maka dari itu tidak banyak penduduk Indonesia yang menyukai tipe padi satu ini. Jenis padi lokal ini memiliki nama-nama unik layaknya Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Bibit Padi Varietas Unggul Nasa 46

Selanjutnya bibit yang ke-2 ini masih satu tingkat di bawah varietas hibrida yang bisa ditanam berulang-kali bersama dengan kualitas yang sama, hasil panen dari benih ini dapat dikatakan lebih unggul. Harga untuk padi type ini termasuk lebih tidak mahal dibandingkan benih hibrida, memproduksi padi yang dihasilkan termasuk lumayan baik yakni lebih kurang 8 – 10 ton / hektar. Untuk type bibit ini kebanyakan yang dipakai lumayan beragam, mulai jenis npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas benih unggul juga baru saja di rilis oleh pemerintah bersama dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang mampu anda rasakan kala mengenakan tipe varietas ini merupakan tahan pada hama.

Bibit Padi Varietas Hibrida Nasa 46

Benih padi yang satu ini cuma mampu untuk sekali tanam saja, berbeda dengan bibit padi lain yang bisa dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran kalau didalam sekali panen, untuk tipe benih ini dapat langsung menghasilkan mutu terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak mampu di pakai untuk kedua kali sehingga perlu membeli benih baru dari penyedia bibit padi pilihan. Biasanya disetiap wilayah di Indonesia, panen padi bisa terjadi lebih kurang 2 – 3 kali panen, sehingga hasilnya terhitung lumayan memadai untuk kemakmuran para petani. Artinya, benih ini mempunyai kekurangan untuk turunannya yang ke-2 jika di pakai kembali, hasilnya bakal berkurang dan lebih sedikit dibanding hasil penen yang pertama. Contoh untuk type benih Vibrida yang mampu kamu temukan yaitu : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Sekian info berasal dari kita perihal Baru Varietas Bibit Padi Nasa 46 Umur Tua, ketiga jenis padi yang kita sebutkan diatas pasti miliki keunggulan dan kekurangan tersendiri baik berasal dari aspek perawatan, cepat lambatnya proses panen sampai tahan pada hama dan penyakit tertentu. Semoga Info ini berguna bagi kamu yang ingin pilih jenis benih padi untuk sistem tanam. Sekian dan terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *