Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Baru Varietas Bibit Padi Situbagendit Jelita 100 Hari Panen

  • 4 min read
  • Des 16, 2020

Baru Varietas Bibit Padi Situbagendit Jelita 100 Hari Panen – Padi di Indonesia sebenarnya tenar dengan kualitasnya di mata dunia, tidak heran kalau selama ini pemerintah Indonesia tetap laksanakan ekspor ke lebih dari satu negara maju seperti China dan Amerika. Jenis padi yang ada di Indonesia memiliki varietas unggul yang terlalu mungkin hasil panen terlalu sesuai dengan harapan para petani. Jika berbicara tentang Baru Varietas Bibit Padi Situbagendit Jelita 100 Hari Panen, secara lazimnya harga padi di bagi menjadi beberapa kategori sesuai bersama varietas padi yang ditanam oleh para petani. Kualitas padi terbaik umumnya diberi harga 1 kilogram / IDR 15.000 atau sekitar 1 dollar lebih.

Baru Varietas Bibit Padi Situbagendit Jelita 100 Hari Panen

Video Terkait Baru Varietas Bibit Padi Situbagendit Jelita 100 Hari Panen

Jenis-Jenis Bibit Padi Situbagendit Jelita Khas Indonesia

Berikut ini merupakan Varietas bibit padi Situbagendit Jelita khas dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Situbagendit Jelita

Varietas padi lokal ini biasanya ada di tempat khusus dan hanya di pakai untuk cocok tanam saja, type padi semisal ini hanya untuk keperluan pangan dan tidak di perjual belikan sebab kualitasnya masih di bawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal cuma mampu menghasilkan lebih kurang 8 ton dalam satu hektar, tapi tidak seluruh petani menanam padi lokal di dalam jumlah besar. Rasa berasal dari padi ini juga tidak cukup enak, maka dari itu tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyukai jenis padi satu ini. Jenis padi lokal ini mempunyai nama-nama unik seperti Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Bibit Padi Varietas Unggul Situbagendit Jelita

Kemudian bibit yang ke-2 ini masih satu tingkat di bawah varietas hibrida yang mampu ditanam berulang-kali bersama dengan mutu yang sama, hasil panen berasal dari bibit ini dapat dikatakan lebih unggul. Harga untuk padi tipe ini juga lebih murah dibandingkan bibit hibrida, produksi padi yang dihasilkan termasuk memadai baik yakni kurang lebih 8 – 10 ton / hektar. Untuk type bibit ini umumnya yang dipakai lumayan beragam, mulai jenis npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas bibit unggul terhitung baru saja di rilis oleh pemerintah dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang mampu anda rasakan kala memakai type varietas ini yakni tahan terhadap hama.

Bibit Padi Varietas Hibrida Situbagendit Jelita

Benih padi yang satu ini hanya dapat untuk sekali tanam saja, berlainan bersama dengan bibit padi lain yang bisa dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran kalau dalam sekali panen, untuk jenis bibit ini bisa langsung membuahkan mutu terbaik. Sayangnya, bibit hibrida ini tidak mampu di gunakan untuk ke-2 kali jadi perlu belanja benih baru berasal dari penyedia benih padi pilihan. Lazimnya disetiap wilayah di Indonesia, panen padi bisa berlangsung sekitar 2 – 3 kali panen, sehingga hasilnya termasuk memadai lumayan untuk kemakmuran para petani. Artinya, benih ini punya kelemahan untuk turunannya yang ke-2 jikalau di pakai kembali, hasilnya akan menyusut dan lebih sedikit dibanding hasil penen yang pertama. Contoh untuk tipe bibit Vibrida yang mampu anda temukan yakni : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Harga Padi Situbagendit Jelita Dari Petani Indonesia

Baru Varietas Bibit Padi Situbagendit Jelita 100 Hari Panen

Bagi kamu yang menginginkan tahu harga padi dari masing-masing varietas petani Indonesia, silakan menelaah informasinya dibawah ini.

Perbedaan Harga Padi Varietas Jaliteng & Situbagendit Jelita

Padi Jaliteng dan Situbagendit Jelita ini lebih dikenal penduduk luas sebagai padi bersama biji hitam yang mempunyai kualitas terbaik. Harga rata-rata untuk jenis padi Jaliteng & Situbagendit Jelita ini terbilang tinggi sebab banyaknya permintaan berasal dari penduduk lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terkandung dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan tipe padi lain yang ada di Indonesia, kadar utama dari padi ini yaitu antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Situbagendit Jelita sendiri mulai dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya pada th. 2019 lalu. Padi ini memiliki no seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang ialah jenis padi hasil silang berasal dari ketan hitam dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kg padi hitam dijual kira-kira IDR 15.000 – IDR 18.000 bergantung kualitas hasil panennya.

Perbandingan Harga Padi Pamera & Situbagendit Jelita Berasal dari Petani

Selanjutnya tipe padi paling paling terkenal dikonsumsi oleh penduduk Indonesia ialah type padi Pamera dan Situbagendit Jelita yakni varietas padi warna merah yang mempunyai mutu terbaik. lazimnya jenis padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang menjauhi takaran gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah berhasil menciptakan varietas beras merah aromatik bersama dengan no seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang yaitu hasil persilangan dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, kebanyakan jenis padi ini dapat membuahkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi type ini bisa mencapai IDR 15.000 – IDR 17.000 / kilogram. Banyak orang yang menyukai type padi Pamera dan Situbagendit Jelita dikarenakan memiliki rasa yang gurih dan sedikit mengandung rasa manis.

Perbandingan Harga Padi Pamelan & Situbagendit Jelita Dari Petani

Selain Varietas Pemera, ada varietas lain yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Jenis padi ini termasuk banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri dikarenakan rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan dan Situbagendit Jelita yakni tipe padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelen dan Situbagendit Jelita miliki nomer seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini mempunyai umumnya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi dari type varietas ini lebih pendek jikalau dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama dengan tekstur beras ukuran pendek dan kadar amilosa 18,6%. Total fenolik terhadap padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yakni menggapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB group III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kilogram padi ini raih IDR 18.000, atau dapat lebih murah jika kamu membelinya di toko sembako.

Perbandingan Harga Padi Paketih & Situbagendit Jelita

Petani Indonesia lebih memilih untuk menanam padi ketan sebab diakui masih menentukan kompetisi yang rendah dibandingkan jenis padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi dari varietas ini terhitung dan terbilang lebih murah, tapi untuk kualitasnya pasti tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas dari type ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya seperti varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini ialah hasil persilangan dari Pandan Wangi bersama dengan Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini mencapai IDR 18.000.

Sperti itulah informasi berkenaan Baru Varietas Bibit Padi Situbagendit Jelita 100 Hari Panen di tahun ini. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *