Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Benih Padi Gogo Unggul Japonica Organik

  • 4 min read
  • Agu 20, 2019

Harga Benih Padi Gogo Unggul Japonica Organik – Padi di Indonesia memang populer dengan kualitasnya di mata dunia, tidak heran kalau sepanjang ini pemerintah Indonesia selamanya laksanakan ekspor ke sebagian negara maju seperti China dan Amerika. Jenis padi yang tersedia di Indonesia punya varietas unggul yang terlalu mungkin hasil panen terlalu cocok bersama dengan harapan para petani. Jika berkata perihal Harga Benih Padi Gogo Unggul Japonica Organik, secara lazimnya harga padi di bagi jadi lebih dari satu kategori ini cocok bersama dengan varietas padi yang ditanam oleh para petani. Kualitas padi terbaik biasanya diberi harga 1 kilogram / IDR 15.000 atau lebih kurang 1 dollar lebih.

Harga Benih Padi Gogo Unggul Japonica Organik

Video Terkait Harga Benih Padi Gogo Unggul Japonica Organik

Varietas Benih Padi Gogo Unggul Japonica Asli Indonesia

Berikut ini adalah Varietas bibit padi Gogo Unggul Japonica khas berasal dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Gogo Unggul Japonica

Varietas padi lokal ini kebanyakan ada di daerah tertentu dan hanya di gunakan untuk cocok tanam saja, type padi semisal ini cuma untuk keperluan pangan dan tidak di perjual belikan dikarenakan kualitasnya tetap di bawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal cuma mampu membuahkan kurang lebih 8 ton di dalam satu hektar, tetapi tidak seluruh petani menanam padi lokal dalam kuantitas besar. Rasa dari padi ini juga tidak cukup enak, maka dari itu tidak banyak penduduk Indonesia yang menyukai tipe padi satu ini. Jenis padi lokal ini memiliki nama-nama unik layaknya Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Benih Padi Varietas Unggul Gogo Unggul Japonica

Kemudian benih yang ke-2 ini tetap satu tingkat dibawah varietas hibrida yang mampu ditanam berkali-kali dengan kualitas yang sama, hasil panen dari benih ini dapat dikatakan lebih unggul. Harga dari padi type ini terhitung lebih murah dibandingkan bibit hibrida, produksi padi yang dihasilkan terhitung memadai baik yakni lebih kurang 8 – 10 ton / hektar. Untuk tipe bibit ini kebanyakan yang dipakai lumayan beragam, mulai jenis npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas benih unggul juga baru saja di rilis oleh pemerintah bersama nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang mampu kamu rasakan disaat memakai type varietas ini adalah tahan terhadap hama.

Benih Padi Varietas Hibrida Gogo Unggul Japonica

Benih padi yang satu ini hanya dapat untuk sekali tanam saja, berbeda dengan benih padi lain yang bisa dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran jikalau dalam sekali panen, untuk jenis bibit ini dapat langsung menghasilkan kualitas terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak dapat di pakai untuk kedua kali sehingga kudu membeli benih baru dari penyedia bibit padi pilihan. Lazimnya disetiap tempat di Indonesia, panen padi mampu berjalan kurang lebih 2 – 3 kali panen, jadi hasilnya juga memadai memadai untuk kemakmuran para petani. Artinya, benih ini memiliki kekurangan untuk turunannya yang kedua kalau di memanfaatkan kembali, hasilnya akan berkurang dan lebih dibanding hasil penen yang pertama. Contoh untuk type benih Vibrida yang dapat anda temukan yakni : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Harga Padi Gogo Unggul Japonica Dari Petani Indonesia

Harga Benih Padi Gogo Unggul Japonica Organik

Bagi anda yang mengidamkan mengerti harga padi berasal dari masing-masing varietas petani Indonesia, silahkan menelaah informasinya di bawah ini.

Perbandingan Harga Padi Varietas Jaliteng & Gogo Unggul Japonica

Padi Jaliteng dan Gogo Unggul Japonica ini lebih dikenal penduduk luas sebagai padi bersama dengan biji hitam yang miliki mutu terbaik. Harga jual untuk jenis padi Jaliteng & Gogo Unggul Japonica ini terbilang cukup mahal dikarenakan banyaknya permohonan berasal dari penduduk lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terdapat berasal dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan tipe padi lain yang ada di Indonesia, kandungan utama berasal dari padi ini merupakan antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Gogo Unggul Japonica sendiri mulai dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya di tahun 2019 lalu. Padi ini mempunyai no seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang ialah type padi hasil silang berasal dari ketan hitam bersama dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kilogram padi hitam dijual lebih kurang IDR 15.000 – IDR 18.000 terkait mutu hasil panennya.

Perbandingan Harga Padi Pamera & Gogo Unggul Japonica Dari Petani

Berikutnya type padi paling paling populer dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia adalah tipe padi Pamera dan Gogo Unggul Japonica yaitu varietas padi warna merah yang punyai mutu terbaik. biasanya type padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang menjauhkan kandungan gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah sukses menciptakan varietas beras merah aromatik bersama dengan no seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang adalah hasil persilangan dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, rata-rata jenis padi ini mampu membuahkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi tipe ini dapat raih IDR 15.000 – IDR 17.000 / kg. Banyak orang yang menyukai type padi Pamera dan Gogo Unggul Japonica sebab mempunyai rasa yang gurih dan sedikit punya kandungan rasa manis.

Perbandingan Harga Padi Pamelan & Gogo Unggul Japonica Dari Petani

Selain Varietas Pemera, tersedia varietas lain yang lumayan tenar di kalangan penduduk Indonesia. Jenis padi ini terhitung banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri dikarenakan rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan dan Gogo Unggul Japonica ialah type padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelen dan Gogo Unggul Japonica mempunyai nomer seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini membawa rata-rata hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi berasal dari tipe varietas ini lebih pendek jika dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama dengan tekstur beras ukuran pendek dan persentase amilosa 18,6%. Total fenolik terhadap padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yaitu mencapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB group III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kilogram padi ini capai IDR 18.000, atau mampu lebih tidak mahal jika anda membelinya di toko sembako.

Perbandingan Harga Padi Paketih & Gogo Unggul Japonica

Petani Indonesia lebih pilih untuk menanam padi ketan sebab diakui tetap menentukan persaingan yang rendah dibandingkan jenis padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi dari varietas ini termasuk terbilang lebih murah, namun untuk kualitasnya tentu tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas berasal dari tipe ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya layaknya varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini ialah hasil persilangan berasal dari Pandan Wangi bersama dengan Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini capai IDR 18.000.

Itulah info dari kami tentang Harga Benih Padi Gogo Unggul Japonica Organik, ketiga jenis padi yang kita sebutkan diatas tentu miliki kelebihan dan kekurangan tersendiri baik dari segi perawatan, cepat lambatnya sistem panen sampai tahan terhadap hama dan penyakit tertentu. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu yang menghendaki memilih jenis benih padi untuk proses tanam. Demikian dan terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *