Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Benih Padi Gunung Asura Hasil Melimpah

  • 4 min read
  • Sep 02, 2021

Harga Benih Padi Gunung Asura Hasil Melimpah – Padi di Indonesia sesungguhnya populer dengan kualitasnya di mata dunia, tidak heran jikalau sepanjang ini pemerintah Indonesia selamanya melaksanakan ekspor ke beberapa negara maju contohnya China dan Amerika. Jenis padi yang tersedia di Indonesia miliki varietas unggul yang memungkinkan hasil panen amat sesuai bersama harapan para petani. Jika bicara mengenai Harga Benih Padi Gunung Asura Hasil Melimpah, secara lazimnya harga padi di bagi menjadi beberapa kategori sesuai dengan varietas padi yang ditanam oleh para petani. Kualitas padi paling baik kebanyakan diberi harga 1 kilogram / IDR 15.000 atau kurang lebih 1 dollar lebih.

Harga Benih Padi Gunung Asura Hasil Melimpah

Vidio Harga Benih Padi Gunung Asura Hasil Melimpah

Harga Padi Gunung Asura Dari Petani Indonesia

Bagi anda yang idamkan tahu harga padi berasal dari masing-masing varietas petani Indonesia, silahkan amati informasinya di bawah ini.

Perbandingan Harga Padi Varietas Jaliteng & Gunung Asura

Padi Jaliteng & Gunung Asura ini lebih dikenal penduduk luas sebagai padi bersama biji hitam yang punyai mutu terbaik. Harga rata-rata untuk type padi Jaliteng & Gunung Asura ini terbilang mahal karena banyaknya permintaan dari masyarakat lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terdapat dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan type padi lain yang ada di Indonesia, kandungan utama berasal dari padi ini adalah antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Gunung Asura sendiri pertama dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya pada tahun 2019 lalu. Padi ini mempunyai no seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang yaitu tipe padi hasil silang berasal dari ketan hitam dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kilogram padi hitam dijual kurang lebih IDR 15.000 – IDR 18.000 terkait kualitas hasil panennya.

Perbandingan Harga Padi Pamera & Gunung Asura Berasal dari Petani

Berikutnya jenis padi paling paling populer dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia yakni type padi Pamera & Gunung Asura yakni varietas padi warna merah yang punya kualitas terbaik. lazimnya jenis padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang menjauhi kandungan gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah berhasil menciptakan varietas beras merah aromatik bersama no seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang yakni hasil persilangan berasal dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, biasanya tipe padi ini mampu membuahkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi jenis ini dapat menggapai IDR 15.000 – IDR 17.000 / kilogram. Banyak orang yang menyukai type padi Pamera & Gunung Asura sebab punya rasa yang gurih dan sedikit mempunyai kandungan rasa manis.

Perbandingan Harga Padi Pamelan & Gunung Asura Berasal dari Petani

Selain Varietas Pemera, ada varietas lain yang cukup tenar di kalangan penduduk Indonesia. Jenis padi ini termasuk banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri sebab rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan & Gunung Asura adalah tipe padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelan & Gunung Asura punyai nomor seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini mempunyai kebanyakan hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi dari jenis varietas ini lebih pendek jikalau dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama dengan tekstur beras ukuran pendek dan kadar amilosa 18,6%. Total fenolik pada padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yakni capai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB grup III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kilogram padi ini capai IDR 18.000, atau mampu lebih murah jika kamu membelinya di toko sembako.

Perbedaan Harga Padi Paketih & Gunung Asura

Petani Indonesia lebih memilih untuk menanam padi ketan sebab diakui masih memilih kompetisi yang rendah dibandingkan type padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi berasal dari varietas ini juga terbilang lebih murah, namun untuk kualitasnya pasti tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas dari type ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya seperti varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini yaitu hasil persilangan dari Pandan Wangi dengan Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini capai IDR 18.000.

Varietas Benih Padi Gunung Asura Dari Indonesia

Harga Benih Padi Gunung Asura Hasil Melimpah

Berikut ini merupakan Jenis-Jenis bibit padi Gunung Asura khas dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Gunung Asura

Varietas padi lokal ini biasanya tersedia di tempat tertentu dan cuma di memanfaatkan untuk cocok tanam saja, jenis padi semisal ini hanya untuk keperluan pangan dan tidak di perjual belikan sebab kualitasnya tetap dibawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal hanya dapat menghasilkan kurang lebih 8 ton didalam satu hektar, tapi tidak seluruh petani menanam padi lokal didalam kuantitas besar. Rasa berasal dari padi ini termasuk kurang enak, maka karena itu tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyukai jenis padi satu ini. Jenis padi lokal ini memiliki nama-nama unik layaknya Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Benih Padi Varietas Unggul Gunung Asura

Selanjutnya benih yang ke-2 ini masih satu tingkat dibawah varietas hibrida yang bisa ditanam berkali-kali dengan kualitas yang sama, hasil panen dari benih ini bisa dikatakan lebih unggul. Harga dari padi type ini termasuk lebih murah dibandingkan bibit hibrida, memproses padi yang dihasilkan termasuk lumayan baik yakni kira-kira 8 – 10 ton / hektar. Untuk tipe bibit ini umumnya yang dipakai cukup beragam, mulai jenis npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas benih unggul juga baru saja di rilis oleh pemerintah dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang dapat anda rasakan dikala mengenakan jenis varietas ini adalah tahan pada hama.

Bibit Padi Varietas Hibrida Gunung Asura

Bibit padi yang satu ini cuma bisa untuk sekali tanam saja, tidak sama bersama dengan benih padi lain yang mampu dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran jikalau di dalam sekali panen, untuk jenis bibit ini mampu langsung membuahkan kualitas terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak dapat di memanfaatkan untuk kedua kali sehingga wajib belanja bibit baru berasal dari penyedia bibit padi pilihan. Umumnya disetiap wilayah di Indonesia, panen padi bisa berlangsung kira-kira 2 – 3 kali panen, sehingga hasilnya termasuk memadai lumayan untuk kemakmuran para petani. Artinya, bibit ini memiliki kekurangan untuk turunannya yang ke-2 jika di pakai kembali, hasilnya bakal menyusut dan lebih sedikit dibanding hasil penen yang pertama. Contoh untuk type benih Vibrida yang bisa kamu temukan yaitu : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Sperti itulah informasi berasal dari kita mengenai Harga Benih Padi Gunung Asura Hasil Melimpah, ketiga type padi yang kami sebutkan diatas pasti memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri baik berasal dari segi perawatan, cepat lambatnya proses panen sampai tahan terhadap hama dan penyakit tertentu. Semoga informasi ini berfungsi bagi kamu yang inginkan pilih type bibit padi untuk sistem tanam. Sekian dan semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *