Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Benih Padi Jepang 42 Paling Cepat Panen

  • 4 min read
  • Mar 08, 2020

Harga Benih Padi Jepang 42 Paling Cepat Panen – Padi di Indonesia sebetulnya kondang dengan kualitasnya di mata dunia, tidak heran jika selama ini pemerintah Indonesia selalu jalankan ekspor ke lebih dari satu negara maju contohnya China dan Amerika. Jenis padi yang ada di Indonesia punyai varietas unggul yang terlalu mungkin hasil panen terlalu sesuai bersama dengan harapan para petani. Jika bicara tentang Harga Benih Padi Jepang 42 Paling Cepat Panen, secara umum harga padi di bagi menjadi lebih dari satu kategori ini cocok dengan varietas padi yang ditanam oleh para petani. Kualitas padi terbaik kebanyakan diberi harga 1 kilogram / IDR 15.000 atau sekitar 1 dollar lebih sedikit.

Harga Benih Padi Jepang 42 Paling Cepat Panen

Vidio Harga Benih Padi Jepang 42 Paling Cepat Panen

Harga Padi Jepang 42 Dari Petani Indonesia

Bagi anda yang ingin tahu harga padi dari masing-masing varietas petani Indonesia, silakan melihat informasinya di bawah ini.

Harga Padi Pamelan & Jepang 42 Berasal dari Petani

Selain Varietas Pemera, tersedia varietas lain yang cukup kondang di kalangan penduduk Indonesia. Jenis padi ini terhitung banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri sebab rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan & Jepang 42 ialah type padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelan & Jepang 42 memiliki nomor seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini mempunyai umumnya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi berasal dari tipe varietas ini lebih pendek jika dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama tekstur beras ukuran pendek dan takaran amilosa 18,6%. Total fenolik terhadap padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yaitu mencapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB grup III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kg padi ini raih IDR 18.000, atau bisa lebih murah jika anda membelinya di toko sembako.

Harga Padi Pamera & Jepang 42 Dari Petani

Berikutnya type padi paling paling terkenal dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia ialah tipe padi Pamera & Jepang 42 yaitu varietas padi warna merah yang miliki kualitas terbaik. lazimnya jenis padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang hindari kadar gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah sukses menciptakan varietas beras merah aromatik dengan nomer seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang yaitu hasil persilangan berasal dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, kebanyakan tipe padi ini dapat membuahkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi jenis ini mampu menggapai IDR 15.000 – IDR 17.000 / kilogram. Banyak orang yang menyukai type padi Pamera & Jepang 42 sebab miliki rasa yang gurih dan sedikit memiliki kandungan rasa manis.

Perbedaan Harga Padi Paketih & Jepang 42

Petani Indonesia lebih pilih untuk menanam padi ketan karena dianggap tetap menentukan persaingan yang rendah dibandingkan tipe padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi berasal dari varietas ini termasuk terbilang lebih murah, namun untuk kualitasnya pasti tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas dari jenis ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya layaknya varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini ialah hasil persilangan dari Pandan Wangi dengan Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini menggapai IDR 18.000.

Perbandingan Harga Padi Varietas Jaliteng & Jepang 42

Padi Jaliteng & Jepang 42 ini lebih dikenal penduduk luas sebagai padi bersama dengan biji hitam yang miliki mutu terbaik. Harga jual untuk tipe padi Jaliteng & Jepang 42 ini terbilang tinggi sebab banyaknya keinginan dari penduduk lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terkandung berasal dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan type padi lain yang tersedia di Indonesia, takaran utama dari padi ini yakni antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Jepang 42 sendiri pertama dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya di th. 2019 lalu. Padi ini miliki no seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang yaitu jenis padi hasil silang dari ketan hitam bersama pandan wangi cianjur. Harga 1 kilogram padi hitam dijual kurang lebih IDR 15.000 – IDR 18.000 bergantung mutu hasil panennya.

Varietas Benih Padi Jepang 42 Khas Indonesia

Harga Benih Padi Jepang 42 Paling Cepat Panen

Berikut ini yaitu Jenis-Jenis bibit padi Jepang 42 khas berasal dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Jepang 42

Varietas padi lokal ini biasanya tersedia di daerah spesifik dan hanya di pakai untuk cocok tanam saja, jenis padi seperti ini hanya untuk kebutuhan pangan dan tidak di perjual belikan sebab kualitasnya masih dibawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal cuma mampu menghasilkan kurang lebih 8 ton didalam satu hektar, namun tidak seluruh petani menanam padi lokal didalam jumlah besar. Rasa dari padi ini terhitung tidak cukup enak, maka dari itu tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyukai jenis padi satu ini. Jenis padi lokal ini punya nama-nama unik seperti Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Benih Padi Varietas Unggul Jepang 42

Selanjutnya bibit yang ke-2 ini tetap satu tingkat dibawah varietas hibrida yang dapat ditanam berulang-kali dengan kualitas yang sama, hasil panen berasal dari bibit ini dapat dikatakan lebih unggul. Harga dari padi jenis ini terhitung lebih tidak mahal dibandingkan bibit hibrida, memproduksi padi yang dihasilkan termasuk cukup baik yakni kira-kira 8 – 10 ton / hektar. Untuk tipe benih ini umumnya yang dipakai memadai beragam, mulai dari npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas bibit unggul terhitung baru saja di rilis oleh pemerintah bersama dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang bisa kamu rasakan saat memakai tipe varietas ini yaitu tahan pada hama.

Benih Padi Varietas Hibrida Jepang 42

Benih padi yang satu ini cuma bisa untuk sekali tanam saja, tidak sama dengan benih padi lain yang mampu dijadikan sebagai bibit untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran kalau di dalam sekali panen, untuk type bibit ini mampu langsung menghasilkan kualitas terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak mampu di memanfaatkan untuk ke dua kali sehingga mesti membeli bibit baru dari penyedia benih padi pilihan. Lazimnya disetiap daerah di Indonesia, panen padi dapat berjalan kira-kira 2 – 3 kali panen, jadi hasilnya terhitung memadai lumayan untuk kemakmuran para petani. Artinya, bibit ini punya kekurangan untuk turunannya yang ke dua kalau di pakai kembali, hasilnya bakal berkurang dan lebih sedikit dari hasil penen yang pertama. Contoh untuk tipe benih Vibrida yang bisa anda temukan yaitu : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Sekian informasi dari kita perihal Harga Benih Padi Jepang 42 Paling Cepat Panen, ketiga tipe padi yang kita sebutkan diatas pasti punya keunggulan dan kekurangan tersendiri baik dari segi perawatan, cepat lambatnya sistem panen sampai tahan terhadap hama dan penyakit tertentu. Semoga Info ini berfungsi bagi kamu yang menginginkan memilih tipe benih padi untuk sistem tanam. Sekian dan terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *