Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Benih Padi Jepang 42 Per 50Kg

  • 4 min read
  • Okt 11, 2021

Harga Benih Padi Jepang 42 Per 50Kg – Padi ialah tipe makanan utama yang tersedia di Indonesia, makanan ini di konsumsi di Asia dan di Amerika Selatan. Padi yaitu sebutan untuk tanaman biji-bijian yang umumnya kerap kamu menyaksikannya di sawah. Menanam padi juga tidak bisa ceroboh karena paham metode menanam berimbas terhadap hasil panen. Padi yang ada di Indonesia itu berbagai macam jenisnya mulai dari vairietas unggulan hingga varietas umum yang seringkali di pakai para petani. Setiap Harga Benih Padi Jepang 42 Per 50Kg yang bakal kita informasikan ini punya kelebihan dan kekurangan baik berasal dari segi perawatan, cepat dan lambatnya sistem panen dan masih banyak lagi yang lainnya. Padi bersama nama Ilmiahnya Orzya sativa L ini merupakan keliru satu type tanaman budidaya yang telah ada sejak 1500 SM, awal awalannya tanaman ini dibawa dari India atau Indocina yang mengirim bibit ke Indonesia. Ternyata padi mampu tumbuh menjadi subur di tanah Indonesia dan hingga hari ini jadi tanaman pangan bagi penduduk dunia termasuk Indonesia.

Harga Benih Padi Jepang 42 Per 50Kg

Video Untuk Harga Benih Padi Jepang 42 Per 50Kg

Harga Padi Jepang 42 Dari Petani Indonesia

Bagi kamu yang mendambakan tahu harga padi dari masing-masing varietas petani Indonesia, silakan amati informasinya di bawah ini.

Perbandingan Harga Padi Varietas Jaliteng & Jepang 42

Padi Jaliteng & Jepang 42 ini lebih dikenal penduduk luas sebagai padi bersama dengan biji hitam yang miliki kualitas terbaik. Harga jual untuk tipe padi Jaliteng & Jepang 42 ini terbilang cukup mahal dikarenakan banyaknya permohonan berasal dari penduduk lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terkandung dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan jenis padi lain yang ada di Indonesia, kadar utama dari padi ini adalah antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Jepang 42 sendiri jadi dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya di th. 2019 lalu. Padi ini punya nomer seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang merupakan jenis padi hasil silang dari ketan hitam dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kg padi hitam dijual kurang lebih IDR 15.000 – IDR 18.000 bergantung mutu hasil panennya.

Harga Padi Pamera & Jepang 42 Dari Petani

Selanjutnya tipe padi paling paling terkenal dikonsumsi oleh penduduk Indonesia yaitu type padi Pamera & Jepang 42 yakni varietas padi warna merah yang punyai kualitas terbaik. lazimnya tipe padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang menjauhkan persentase gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah berhasil menciptakan varietas beras merah aromatik bersama no seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang ialah hasil persilangan dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, kebanyakan tipe padi ini mampu membuahkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi type ini bisa menggapai IDR 15.000 – IDR 17.000 / kilogram. Banyak orang yang menyukai type padi Pamera & Jepang 42 dikarenakan miliki rasa yang gurih dan sedikit mengandung rasa manis.

Harga Padi Pamelan & Jepang 42 Dari Petani

Selain Varietas Pemera, ada varietas lain yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Jenis padi ini terhitung banyak disukai oleh penduduk Indonesia dan luar negeri dikarenakan rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan & Jepang 42 adalah type padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelan & Jepang 42 memiliki nomor seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini membawa biasanya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi dari type varietas ini lebih pendek jikalau dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama dengan tekstur beras ukuran pendek dan persentase amilosa 18,6%. Total fenolik terhadap padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yaitu menggapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB kelompok III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kg padi ini mencapai IDR 18.000, atau bisa lebih tidak mahal jikalau anda membelinya di toko sembako.

Perbedaan Harga Padi Paketih & Jepang 42

Petani Indonesia lebih memilih untuk menanam padi ketan sebab dianggap masih pilih kompetisi yang rendah dibandingkan type padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi dari varietas ini terhitung dan terbilang lebih murah, tetapi untuk kualitasnya pasti tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas berasal dari jenis ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya seperti varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini merupakan hasil persilangan dari Pandan Wangi bersama Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini meraih IDR 18.000.

Varietas Benih Padi Jepang 42 Dari Indonesia

Harga Benih Padi Jepang 42 Per 50Kg

Berikut ini adalah Jenis-Jenis bibit padi Jepang 42 khas dari Indonesia

Bibit Padi Varietas Hibrida Jepang 42

Bibit padi yang satu ini hanya dapat untuk sekali tanam saja, berbeda bersama benih padi lain yang bisa dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran kalau di dalam sekali panen, untuk tipe bibit ini bisa langsung menghasilkan kualitas terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak mampu di pakai untuk kedua kali jadi harus membeli benih baru dari penyedia bibit padi pilihan. Biasanya disetiap daerah di Indonesia, panen padi bisa terjadi lebih kurang 2 – 3 kali panen, sehingga hasilnya juga cukup memadai untuk kemakmuran para petani. Artinya, bibit ini punya kekurangan untuk turunannya yang kedua kalau di pakai kembali, hasilnya bakal berkurang dan lebih dibanding hasil penen yang pertama. Contoh untuk tipe bibit Vibrida yang bisa kamu temukan yaitu : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Bibit Padi Varietas Unggul Jepang 42

Selanjutnya benih yang ke-2 ini tetap satu tingkat dibawah varietas hibrida yang mampu ditanam berkali-kali bersama dengan kualitas yang sama, hasil panen dari benih ini dapat dikatakan lebih unggul. Harga dari padi jenis ini termasuk lebih murah dibandingkan benih hibrida, produksi padi yang dihasilkan terhitung lumayan baik yakni kurang lebih 8 – 10 ton / hektar. Untuk type benih ini kebanyakan yang dipakai cukup beragam, mulai dari npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas benih unggul termasuk baru saja di rilis oleh pemerintah dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang dapat kamu rasakan ketika memakai tipe varietas ini yakni tahan pada hama.

Varietas Padi Lokal Jepang 42

Varietas padi lokal ini biasanya tersedia di daerah khusus dan cuma di memanfaatkan untuk cocok tanam saja, tipe padi seperti ini cuma untuk kebutuhan pangan dan tidak di perjual belikan dikarenakan kualitasnya masih di bawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal cuma bisa menghasilkan kurang lebih 8 ton dalam satu hektar, tetapi tidak semua petani menanam padi lokal dalam jumlah besar. Rasa berasal dari padi ini terhitung kurang enak, maka karena itu tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyukai tipe padi satu ini. Jenis padi lokal ini memiliki nama-nama unik layaknya Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Sekian info berasal dari kami perihal Harga Benih Padi Jepang 42 Per 50Kg, ketiga type padi yang kami sebutkan diatas tentu miliki kelebihan dan kekurangan tersendiri baik dari segi perawatan, cepat lambatnya sistem panen sampai tahan pada hama dan penyakit tertentu. Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda yang menginginkan menentukan jenis bibit padi untuk sistem tanam. Demikian dan semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *