Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Benih Padi Label Putih Inpari 33 Jenis Unggul

  • 4 min read
  • Apr 17, 2021

Harga Benih Padi Label Putih Inpari 33 Jenis Unggul – Padi merupakan type makanan utama yang ada di Indonesia, makanan ini di konsumsi di Asia dan di Amerika Selatan. Padi adalah sebutan untuk tanaman biji-bijian yang kebanyakan sering kamu melihatnya di sawah. Menanam padi jua tidak bisa asal-asalan dikarenakan memahami metode menanam berimbas pada hasil panen. Padi yang tersedia di Indonesia itu berbagai macam jenisnya mulai dari vairietas unggulan hingga varietas umum yang seringkali di memanfaatkan para petani. Setiap Harga Benih Padi Label Putih Inpari 33 Jenis Unggul yang bakal kami informasikan ini punya kelebihan dan kekurangan baik berasal dari faktor perawatan, cepat dan lambatnya proses panen dan masih banyak lagi yang lainnya. Padi dengan nama Ilmiahnya Orzya sativa L ini adalah salah satu tipe tanaman budidaya yang udah tersedia sejak 1500 SM, awal awalnya tanaman ini dibawa dari India atau Indocina yang mengirim bibit ke Indonesia. Ternyata padi mampu tumbuh menjadi subur di tanah Indonesia dan hingga sekarang ini jadi tanaman pangan bagi masyarakat dunia termasuk Indonesia.

Harga Benih Padi Label Putih Inpari 33 Jenis Unggul

Video Harga Benih Padi Label Putih Inpari 33 Jenis Unggul

Harga Padi Label Putih Inpari 33 Dari Petani Indonesia

Bagi kamu yang dambakan mengerti harga padi dari masing-masing varietas petani Indonesia, silakan melihat informasinya di bawah ini.

Perbandingan Harga Padi Pamelan & Label Putih Inpari 33 Berasal dari Petani

Selain Varietas Pemera, ada varietas lain yang cukup terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Jenis padi ini termasuk banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri karena rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan & Label Putih Inpari 33 ialah jenis padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelan & Label Putih Inpari 33 miliki nomor seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini membawa biasanya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi berasal dari jenis varietas ini lebih pendek jika dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama tekstur beras ukuran pendek dan persentase amilosa 18,6%. Total fenolik terhadap padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yaitu meraih 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB kelompok III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kilogram padi ini raih IDR 18.000, atau bisa lebih tidak mahal jikalau kamu membelinya di toko sembako.

Perbedaan Harga Padi Pamera & Label Putih Inpari 33 Dari Petani

Selanjutnya type padi paling paling populer dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia yakni tipe padi Pamera & Label Putih Inpari 33 yaitu varietas padi warna merah yang miliki mutu terbaik. lazimnya tipe padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang hindari kandungan gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah sukses menciptakan varietas beras merah aromatik bersama dengan no seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang yaitu hasil persilangan berasal dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, rata-rata jenis padi ini bisa membuahkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi jenis ini mampu meraih IDR 15.000 – IDR 17.000 / kg. Banyak orang yang menyukai type padi Pamera & Label Putih Inpari 33 dikarenakan memiliki rasa yang gurih dan sedikit memiliki kandungan rasa manis.

Perbandingan Harga Padi Paketih & Label Putih Inpari 33

Petani Indonesia lebih memilih untuk menanam padi ketan sebab diakui tetap pilih persaingan yang rendah dibandingkan jenis padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi dari varietas ini terhitung dan terbilang lebih murah, tapi untuk kualitasnya tentu tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas berasal dari tipe ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya layaknya varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini adalah hasil persilangan dari Pandan Wangi bersama dengan Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini mencapai IDR 18.000.

Perbandingan Harga Padi Varietas Jaliteng & Label Putih Inpari 33

Padi Jaliteng & Label Putih Inpari 33 ini lebih dikenal masyarakat luas sebagai padi dengan biji hitam yang punyai kualitas terbaik. Harga rata-rata untuk type padi Jaliteng & Label Putih Inpari 33 ini terbilang cukup mahal karena banyaknya keinginan dari penduduk lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terdapat berasal dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan tipe padi lain yang tersedia di Indonesia, persentase utama dari padi ini merupakan antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Label Putih Inpari 33 sendiri pertama dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya pada th. 2019 lalu. Padi ini punya nomer seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang merupakan jenis padi hasil silang dari ketan hitam bersama dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kg padi hitam dijual sekitar IDR 15.000 – IDR 18.000 terkait mutu hasil panennya.

Jenis-Jenis Bibit Padi Label Putih Inpari 33 Dari Indonesia

Harga Benih Padi Label Putih Inpari 33 Jenis Unggul

Berikut ini merupakan Jenis-Jenis benih padi Label Putih Inpari 33 khas berasal dari Indonesia

Benih Padi Varietas Hibrida Label Putih Inpari 33

Bibit padi yang satu ini cuma dapat untuk sekali tanam saja, tidak sama bersama dengan bibit padi lain yang dapat dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran jikalau di dalam sekali panen, untuk type bibit ini bisa langsung membuahkan kualitas terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak bisa di gunakan untuk ke dua kali jadi perlu membeli benih baru berasal dari penyedia bibit padi pilihan. Biasanya disetiap wilayah di Indonesia, panen padi dapat berjalan lebih kurang 2 – 3 kali panen, jadi hasilnya termasuk lumayan lumayan untuk kemakmuran para petani. Artinya, bibit ini punya kekurangan untuk turunannya yang ke-2 jika di gunakan kembali, hasilnya dapat menyusut dan lebih sedikit dari hasil penen yang pertama. Contoh untuk type bibit Vibrida yang dapat anda temukan yaitu : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Bibit Padi Varietas Unggul Label Putih Inpari 33

Kemudian benih yang ke-2 ini masih satu tingkat di bawah varietas hibrida yang bisa ditanam berkali-kali bersama dengan mutu yang sama, hasil panen berasal dari benih ini mampu dikatakan lebih unggul. Harga untuk padi tipe ini termasuk lebih murah dibandingkan benih hibrida, memproses padi yang dihasilkan termasuk cukup baik yaitu kurang lebih 8 – 10 ton / hektar. Untuk tipe bibit ini kebanyakan yang dipakai memadai beragam, mulai jenis npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas bibit unggul juga baru saja di rilis oleh pemerintah dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang dapat kamu rasakan ketika mengenakan tipe varietas ini merupakan tahan terhadap hama.

Varietas Padi Lokal Label Putih Inpari 33

Varietas padi lokal ini kebanyakan ada di area spesifik dan cuma di pakai untuk cocok tanam saja, tipe padi semisal ini hanya untuk keperluan pangan dan tidak di perjual belikan dikarenakan kualitasnya masih di bawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal hanya mampu menghasilkan sekitar 8 ton dalam satu hektar, tetapi tidak semua petani menanam padi lokal dalam jumlah besar. Rasa dari padi ini termasuk kurang enak, maka dari itu tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyukai type padi satu ini. Jenis padi lokal ini miliki nama-nama unik seperti Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Itulah info dari kami mengenai Harga Benih Padi Label Putih Inpari 33 Jenis Unggul, ketiga jenis padi yang kami sebutkan diatas tentu punyai kelebihan dan kekurangan tersendiri baik dari aspek perawatan, cepat lambatnya proses panen sampai tahan terhadap hama dan penyakit tertentu. Semoga informasi ini berguna bagi kamu yang menginginkan memilih tipe benih padi untuk proses tanam. Sekian dan semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *