Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Benih Padi Najua 32 Jumbo 100 Hari Panen

  • 4 min read
  • Mar 12, 2020

Harga Benih Padi Najua 32 Jumbo 100 Hari Panen – Padi di Indonesia sebenarnya populer bersama dengan kualitasnya di mata dunia, tidak heran kalau sepanjang ini pemerintah Indonesia selamanya melaksanakan ekspor ke lebih dari satu negara maju contohnya China dan Amerika. Jenis padi yang tersedia di Indonesia punyai varietas unggul yang terlalu mungkin hasil panen terlampau cocok bersama dengan harapan para petani. Jika berbicara tentang Harga Benih Padi Najua 32 Jumbo 100 Hari Panen, secara umum harga padi di bagi jadi beberapa kategori ini cocok bersama dengan varietas padi yang ditanam oleh para petani. Kualitas padi paling baik kebanyakan diberi harga 1 kg / IDR 15.000 atau kurang lebih 1 dollar lebih.

Harga Benih Padi Najua 32 Jumbo 100 Hari Panen

Vidio Harga Benih Padi Najua 32 Jumbo 100 Hari Panen

Jenis-Jenis Bibit Padi Najua 32 Jumbo Dari Indonesia

Berikut ini ialah Varietas benih padi Najua 32 Jumbo khas berasal dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Najua 32 Jumbo

Varietas padi lokal ini kebanyakan tersedia di tempat khusus dan cuma di memanfaatkan untuk cocok tanam saja, tipe padi semisal ini cuma untuk keperluan pangan dan tidak di perjual belikan sebab kualitasnya masih dibawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal cuma mampu menghasilkan lebih kurang 8 ton di dalam satu hektar, namun tidak seluruh petani menanam padi lokal di dalam jumlah besar. Rasa dari padi ini terhitung tidak cukup enak, maka karena itu tidak banyak penduduk Indonesia yang menyukai tipe padi satu ini. Jenis padi lokal ini punyai nama-nama unik layaknya Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Bibit Padi Varietas Unggul Najua 32 Jumbo

Selanjutnya bibit yang kedua ini tetap satu tingkat dibawah varietas hibrida yang bisa ditanam beberapa kali dengan kualitas yang sama, hasil panen dari bibit ini dapat dikatakan lebih unggul. Harga dari padi jenis ini juga lebih tidak mahal dibandingkan benih hibrida, memproduksi padi yang dihasilkan termasuk memadai baik yaitu lebih kurang 8 – 10 ton / hektar. Untuk jenis benih ini umumnya yang dipakai cukup beragam, mulai jenis npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas benih unggul terhitung baru saja di rilis oleh pemerintah bersama nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang bisa kamu rasakan saat kenakan tipe varietas ini yaitu tahan terhadap hama.

Bibit Padi Varietas Hibrida Najua 32 Jumbo

Benih padi yang satu ini hanya mampu untuk sekali tanam saja, berbeda bersama dengan bibit padi lain yang bisa dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran jika di dalam sekali panen, untuk type bibit ini mampu segera membuahkan kualitas terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak bisa di gunakan untuk kedua kali sehingga mesti belanja benih baru dari penyedia bibit padi pilihan. Lazimnya disetiap daerah di Indonesia, panen padi mampu berlangsung sekitar 2 – 3 kali panen, jadi hasilnya termasuk cukup memadai untuk kemakmuran para petani. Artinya, bibit ini punya kekurangan untuk turunannya yang kedua kalau di gunakan kembali, hasilnya dapat berkurang dan lebih sedikit dari hasil penen yang pertama. Contoh untuk jenis bibit Vibrida yang mampu kamu temukan yakni : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Harga Padi Najua 32 Jumbo Dari Petani Indonesia

Harga Benih Padi Najua 32 Jumbo 100 Hari Panen

Bagi kamu yang menghendaki mengetahui harga padi dari masing-masing varietas petani Indonesia, silakan melihat informasinya di bawah ini.

Perbedaan Harga Padi Varietas Jaliteng & Najua 32 Jumbo

Padi Jaliteng dan Najua 32 Jumbo ini lebih dikenal masyarakat luas sebagai padi dengan biji hitam yang miliki mutu terbaik. Harga rata-rata untuk tipe padi Jaliteng & Najua 32 Jumbo ini terbilang cukup mahal karena banyaknya permintaan dari masyarakat lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terdapat dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan type padi lain yang ada di Indonesia, persentase utama berasal dari padi ini adalah antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Najua 32 Jumbo sendiri jadi dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya pada th. 2019 lalu. Padi ini punya nomer seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang yakni jenis padi hasil silang berasal dari ketan hitam bersama dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kilogram padi hitam dijual kira-kira IDR 15.000 – IDR 18.000 terkait mutu hasil panennya.

Harga Padi Pamera & Najua 32 Jumbo Berasal dari Petani

Berikutnya tipe padi paling paling terkenal dikonsumsi oleh penduduk Indonesia adalah type padi Pamera dan Najua 32 Jumbo yakni varietas padi warna merah yang memiliki kualitas terbaik. umumnya type padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang menghindari persentase gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah sukses menciptakan varietas beras merah aromatik bersama nomer seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang yaitu hasil persilangan berasal dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, umumnya jenis padi ini bisa membuahkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi type ini dapat menggapai IDR 15.000 – IDR 17.000 / kg. Banyak orang yang menyukai tipe padi Pamera dan Najua 32 Jumbo karena mempunyai rasa yang gurih dan sedikit mempunyai kandungan rasa manis.

Perbedaan Harga Padi Pamelan & Najua 32 Jumbo Dari Petani

Selain Varietas Pemera, ada varietas lain yang lumayan populer di kalangan masyarakat Indonesia. Jenis padi ini termasuk banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri karena rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan dan Najua 32 Jumbo merupakan jenis padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelen dan Najua 32 Jumbo memiliki nomor seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini membawa umumnya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi berasal dari jenis varietas ini lebih pendek kalau dibandingkan padi Inpari 24. Varietas dengan tekstur beras ukuran pendek dan kadar amilosa 18,6%. Total fenolik terhadap padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yaitu capai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB group III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kilogram padi ini mencapai IDR 18.000, atau mampu lebih tidak mahal kalau anda membelinya di toko sembako.

Perbandingan Harga Padi Paketih & Najua 32 Jumbo

Petani Indonesia lebih pilih untuk menanam padi ketan karena diakui masih memilih kompetisi yang rendah dibandingkan tipe padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi berasal dari varietas ini terhitung dan terbilang lebih murah, tapi untuk kualitasnya pasti tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas berasal dari jenis ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya seperti varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini yaitu hasil persilangan berasal dari Pandan Wangi bersama Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini capai IDR 18.000.

Demikian info tentang Harga Benih Padi Najua 32 Jumbo 100 Hari Panen di tahun ini. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *