Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Benih Padi Rojolele 33 No 1

  • 4 min read
  • Agu 01, 2019

Harga Benih Padi Rojolele 33 No 1 – Padi di Indonesia sebenarnya terkenal dengan kualitasnya di mata dunia, tidak heran jika selama ini pemerintah Indonesia senantiasa lakukan ekspor ke sebagian negara maju seperti China dan Amerika. Jenis padi yang tersedia di Indonesia punya varietas unggul yang terlalu mungkin hasil panen benar-benar cocok bersama harapan para petani. Jika berkata berkenaan Harga Benih Padi Rojolele 33 No 1, secara umum harga padi di bagi menjadi beberapa kategori ini cocok dengan varietas padi yang ditanam oleh para petani. Kualitas padi terbaik umumnya diberi harga 1 kg / IDR 15.000 atau sekitar 1 dollar lebih sedikit.

Harga Benih Padi Rojolele 33 No 1

Video Harga Benih Padi Rojolele 33 No 1

Harga Padi Rojolele 33 Dari Petani Indonesia

Bagi kamu yang idamkan mengetahui harga padi berasal dari masing-masing varietas petani Indonesia, silakan menelaah informasinya di bawah ini.

Perbedaan Harga Padi Varietas Jaliteng & Rojolele 33

Padi Jaliteng & Rojolele 33 ini lebih dikenal masyarakat luas sebagai padi dengan biji hitam yang memiliki kualitas terbaik. Harga jual untuk tipe padi Jaliteng & Rojolele 33 ini terbilang tinggi karena banyaknya keinginan berasal dari penduduk lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terdapat berasal dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan type padi lain yang ada di Indonesia, takaran utama berasal dari padi ini merupakan antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Rojolele 33 sendiri pertama dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya di tahun 2019 lalu. Padi ini mempunyai no seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang merupakan type padi hasil silang dari ketan hitam bersama pandan wangi cianjur. Harga 1 kg padi hitam dijual sekitar IDR 15.000 – IDR 18.000 terkait mutu hasil panennya.

Harga Padi Pamera & Rojolele 33 Dari Petani

Selanjutnya tipe padi paling paling tenar dikonsumsi oleh penduduk Indonesia adalah type padi Pamera & Rojolele 33 yaitu varietas padi warna merah yang punyai mutu terbaik. biasanya tipe padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang menjauhkan kadar gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah sukses menciptakan varietas beras merah aromatik dengan no seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang merupakan hasil persilangan dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, kebanyakan tipe padi ini dapat menghasilkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi type ini mampu raih IDR 15.000 – IDR 17.000 / kilogram. Banyak orang yang menyukai tipe padi Pamera & Rojolele 33 dikarenakan punyai rasa yang gurih dan sedikit mempunyai kandungan rasa manis.

Perbedaan Harga Padi Pamelan & Rojolele 33 Berasal dari Petani

Selain Varietas Pemera, ada varietas lain yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Jenis padi ini termasuk banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri dikarenakan rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan & Rojolele 33 merupakan type padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelan & Rojolele 33 punyai nomer seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini membawa biasanya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi dari type varietas ini lebih pendek jikalau dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama tekstur beras ukuran pendek dan kadar amilosa 18,6%. Total fenolik pada padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yakni mencapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB group III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kg padi ini mencapai IDR 18.000, atau bisa lebih murah kalau anda membelinya di toko sembako.

Perbandingan Harga Padi Paketih & Rojolele 33

Petani Indonesia lebih menentukan untuk menanam padi ketan dikarenakan diakui tetap memilih kompetisi yang rendah dibandingkan jenis padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi dari varietas ini terhitung dan terbilang lebih murah, namun untuk kualitasnya tentu tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas dari type ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya seperti varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini merupakan hasil persilangan dari Pandan Wangi bersama Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini mencapai IDR 18.000.

Jenis-Jenis Benih Padi Rojolele 33 Khas Indonesia

Harga Benih Padi Rojolele 33 No 1

Berikut ini yaitu Varietas benih padi Rojolele 33 khas dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Rojolele 33

Varietas padi lokal ini kebanyakan tersedia di tempat tertentu dan hanya di gunakan untuk cocok tanam saja, jenis padi semisal ini cuma untuk keperluan pangan dan tidak di perjual belikan dikarenakan kualitasnya tetap di bawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal cuma mampu menghasilkan lebih kurang 8 ton didalam satu hektar, tetapi tidak semua petani menanam padi lokal di dalam jumlah besar. Rasa berasal dari padi ini termasuk kurang enak, maka karena itu tidak banyak penduduk Indonesia yang menyukai tipe padi satu ini. Jenis padi lokal ini punya nama-nama unik layaknya Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Benih Padi Varietas Unggul Rojolele 33

Kemudian bibit yang ke dua ini tetap satu tingkat dibawah varietas hibrida yang bisa ditanam beberapa kali bersama dengan mutu yang sama, hasil panen berasal dari benih ini mampu dikatakan lebih unggul. Harga dari padi tipe ini termasuk lebih tidak mahal dibandingkan bibit hibrida, memproduksi padi yang dihasilkan termasuk lumayan baik yaitu kurang lebih 8 – 10 ton / hektar. Untuk type bibit ini umumnya yang dipakai memadai beragam, mulai dari npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas bibit unggul terhitung baru saja di rilis oleh pemerintah bersama dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang mampu kamu rasakan disaat kenakan jenis varietas ini ialah tahan pada hama.

Bibit Padi Varietas Hibrida Rojolele 33

Bibit padi yang satu ini hanya bisa untuk sekali tanam saja, berlainan dengan bibit padi lain yang bisa dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran jikalau di dalam sekali panen, untuk type bibit ini dapat segera menghasilkan kualitas terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak bisa di memanfaatkan untuk ke-2 kali jadi harus membeli benih baru dari penyedia bibit padi pilihan. Lazimnya disetiap wilayah di Indonesia, panen padi bisa berlangsung kira-kira 2 – 3 kali panen, sehingga hasilnya terhitung memadai lumayan untuk kemakmuran para petani. Artinya, bibit ini memiliki kekurangan untuk turunannya yang ke dua jikalau di gunakan kembali, hasilnya bakal berkurang dan lebih dari hasil penen yang pertama. Contoh untuk type bibit Vibrida yang dapat anda temukan yakni : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Itulah informasi tentang Harga Benih Padi Rojolele 33 No 1 di th. ini. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *