Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Benih Padi Way Apo Buru Japonica Baru

  • 4 min read
  • Mar 01, 2020

Harga Benih Padi Way Apo Buru Japonica Baru – Padi di Indonesia memang tenar bersama dengan kualitasnya di mata dunia, tidak heran kalau sepanjang ini pemerintah Indonesia tetap laksanakan ekspor ke beberapa negara maju contohnya China dan Amerika. Jenis padi yang ada di Indonesia memiliki varietas unggul yang terlalu mungkin hasil panen sangat sesuai dengan harapan para petani. Jika bicara perihal Harga Benih Padi Way Apo Buru Japonica Baru, secara umum harga padi di bagi menjadi beberapa kategori ini cocok bersama dengan varietas padi yang ditanam oleh para petani. Kualitas padi terbaik kebanyakan diberi harga 1 kg / IDR 15.000 atau sekitar 1 dollar lebih sedikit.

Harga Benih Padi Way Apo Buru Japonica Baru

Video Terkait Harga Benih Padi Way Apo Buru Japonica Baru

Varietas Bibit Padi Way Apo Buru Japonica Asli Indonesia

Berikut ini merupakan Jenis-Jenis bibit padi Way Apo Buru Japonica khas dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Way Apo Buru Japonica

Varietas padi lokal ini umumnya tersedia di tempat tertentu dan cuma di gunakan untuk cocok tanam saja, type padi semisal ini hanya untuk kebutuhan pangan dan tidak di perjual belikan karena kualitasnya tetap di bawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal hanya mampu membuahkan lebih kurang 8 ton di dalam satu hektar, namun tidak seluruh petani menanam padi lokal dalam jumlah besar. Rasa dari padi ini terhitung tidak cukup enak, maka dari itu tidak banyak penduduk Indonesia yang menyukai jenis padi satu ini. Jenis padi lokal ini punyai nama-nama unik seperti Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Benih Padi Varietas Unggul Way Apo Buru Japonica

Selanjutnya bibit yang kedua ini tetap satu tingkat dibawah varietas hibrida yang dapat ditanam berkali-kali bersama dengan mutu yang sama, hasil panen dari benih ini mampu dikatakan lebih unggul. Harga dari padi tipe ini juga lebih tidak mahal dibandingkan benih hibrida, memproduksi padi yang dihasilkan termasuk lumayan baik yaitu lebih kurang 8 – 10 ton / hektar. Untuk jenis bibit ini kebanyakan yang dipakai lumayan beragam, mulai jenis npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas bibit unggul termasuk baru saja di rilis oleh pemerintah bersama nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang dapat anda rasakan dikala kenakan type varietas ini yaitu tahan pada hama.

Benih Padi Varietas Hibrida Way Apo Buru Japonica

Bibit padi yang satu ini hanya dapat untuk sekali tanam saja, berbeda bersama dengan benih padi lain yang mampu dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran jikalau di dalam sekali panen, untuk jenis bibit ini dapat segera menghasilkan mutu terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak bisa di gunakan untuk ke dua kali sehingga wajib belanja bibit baru berasal dari penyedia benih padi pilihan. Umumnya disetiap wilayah di Indonesia, panen padi bisa berjalan lebih kurang 2 – 3 kali panen, jadi hasilnya juga memadai memadai untuk kemakmuran para petani. Artinya, bibit ini miliki kekurangan untuk turunannya yang ke dua jika di gunakan kembali, hasilnya bakal menyusut dan lebih sedikit dari hasil penen yang pertama. Contoh untuk jenis benih Vibrida yang dapat anda temukan yakni : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Harga Padi Way Apo Buru Japonica Dari Petani Indonesia

Harga Benih Padi Way Apo Buru Japonica Baru

Bagi anda yang mendambakan mengetahui harga padi berasal dari masing-masing varietas petani Indonesia, silahkan amati informasinya dibawah ini.

Harga Padi Varietas Jaliteng & Way Apo Buru Japonica

Padi Jaliteng dan Way Apo Buru Japonica ini lebih dikenal penduduk luas sebagai padi dengan biji hitam yang miliki kualitas terbaik. Harga jual untuk jenis padi Jaliteng & Way Apo Buru Japonica ini terbilang cukup mahal dikarenakan banyaknya permohonan berasal dari penduduk lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terkandung berasal dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan jenis padi lain yang tersedia di Indonesia, kadar utama berasal dari padi ini yaitu antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Way Apo Buru Japonica sendiri jadi dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya di th. 2019 lalu. Padi ini memiliki nomor seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang ialah tipe padi hasil silang berasal dari ketan hitam bersama dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kg padi hitam dijual sekitar IDR 15.000 – IDR 18.000 bergantung kualitas hasil panennya.

Perbandingan Harga Padi Pamera & Way Apo Buru Japonica Dari Petani

Selanjutnya tipe padi paling paling populer dikonsumsi oleh penduduk Indonesia yakni type padi Pamera dan Way Apo Buru Japonica yaitu varietas padi warna merah yang miliki mutu terbaik. biasanya tipe padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang menjauhkan kandungan gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah sukses menciptakan varietas beras merah aromatik bersama nomor seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang adalah hasil persilangan dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, biasanya jenis padi ini dapat menghasilkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi jenis ini mampu meraih IDR 15.000 – IDR 17.000 / kg. Banyak orang yang menyukai tipe padi Pamera dan Way Apo Buru Japonica dikarenakan miliki rasa yang gurih dan sedikit memiliki kandungan rasa manis.

Harga Padi Pamelan & Way Apo Buru Japonica Dari Petani

Selain Varietas Pemera, ada varietas lain yang cukup tenar di kalangan penduduk Indonesia. Jenis padi ini terhitung banyak disukai oleh penduduk Indonesia dan luar negeri dikarenakan rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan dan Way Apo Buru Japonica merupakan type padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelen dan Way Apo Buru Japonica miliki nomer seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini mempunyai rata-rata hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi berasal dari tipe varietas ini lebih pendek jikalau dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama tekstur beras ukuran pendek dan kandungan amilosa 18,6%. Total fenolik pada padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yakni menggapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB grup III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kilogram padi ini menggapai IDR 18.000, atau bisa lebih tidak mahal jika kamu membelinya di toko sembako.

Harga Padi Paketih & Way Apo Buru Japonica

Petani Indonesia lebih pilih untuk menanam padi ketan sebab dianggap tetap memilih persaingan yang rendah dibandingkan tipe padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi dari varietas ini termasuk terbilang lebih murah, namun untuk kualitasnya pasti tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas dari jenis ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya seperti varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini ialah hasil persilangan berasal dari Pandan Wangi bersama Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini capai IDR 18.000.

Itulah info berasal dari kami berkenaan Harga Benih Padi Way Apo Buru Japonica Baru, ketiga type padi yang kami sebutkan diatas tentu mempunyai keunggulan dan kekurangan tersendiri baik dari aspek perawatan, cepat lambatnya proses panen hingga tahan pada hama dan penyakit tertentu. Semoga Info ini berguna bagi kamu yang mendambakan pilih tipe benih padi untuk sistem tanam. Sekian dan terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *