Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Benih Padi Wisanggeni 3s 2 Bulan Panen

  • 4 min read
  • Feb 15, 2020

Harga Benih Padi Wisanggeni 3s 2 Bulan Panen – Padi di Indonesia sebetulnya populer dengan kualitasnya di mata dunia, tidak heran kalau selama ini pemerintah Indonesia tetap lakukan ekspor ke lebih dari satu negara maju seperti China dan Amerika. Jenis padi yang ada di Indonesia mempunyai varietas unggul yang sangat mungkin hasil panen terlampau sesuai bersama harapan para petani. Jika berbicara perihal Harga Benih Padi Wisanggeni 3s 2 Bulan Panen, secara lazimnya harga padi di bagi jadi lebih dari satu kategori sesuai dengan varietas padi yang ditanam oleh para petani. Kualitas padi paling baik biasanya diberi harga 1 kilogram / IDR 15.000 atau kurang lebih 1 dollar lebih sedikit.

Harga Benih Padi Wisanggeni 3s 2 Bulan Panen

Video Harga Benih Padi Wisanggeni 3s 2 Bulan Panen

Harga Padi Wisanggeni 3s Dari Petani Indonesia

Bagi anda yang idamkan mengerti harga padi dari masing-masing varietas petani Indonesia, silahkan lihat informasinya dibawah ini.

Perbandingan Harga Padi Varietas Jaliteng & Wisanggeni 3s

Padi Jaliteng & Wisanggeni 3s ini lebih dikenal penduduk luas sebagai padi bersama biji hitam yang memiliki mutu terbaik. Harga rata-rata untuk tipe padi Jaliteng & Wisanggeni 3s ini terbilang mahal dikarenakan banyaknya permintaan berasal dari penduduk lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terkandung berasal dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan jenis padi lain yang tersedia di Indonesia, kandungan utama berasal dari padi ini yaitu antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Wisanggeni 3s sendiri mulai dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya di tahun 2019 lalu. Padi ini punya nomer seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang adalah jenis padi hasil silang dari ketan hitam dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kilogram padi hitam dijual kurang lebih IDR 15.000 – IDR 18.000 terkait kualitas hasil panennya.

Harga Padi Pamera & Wisanggeni 3s Dari Petani

Selanjutnya jenis padi paling paling populer dikonsumsi oleh penduduk Indonesia yakni type padi Pamera & Wisanggeni 3s yakni varietas padi warna merah yang miliki mutu terbaik. biasanya tipe padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang hindari persentase gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah berhasil menciptakan varietas beras merah aromatik bersama dengan no seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang ialah hasil persilangan dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, rata-rata jenis padi ini dapat menghasilkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi jenis ini dapat meraih IDR 15.000 – IDR 17.000 / kg. Banyak orang yang menyukai type padi Pamera & Wisanggeni 3s dikarenakan miliki rasa yang gurih dan sedikit punya kandungan rasa manis.

Perbedaan Harga Padi Pamelan & Wisanggeni 3s Berasal dari Petani

Selain Varietas Pemera, tersedia varietas lain yang lumayan terkenal di kalangan penduduk Indonesia. Jenis padi ini termasuk banyak disukai oleh penduduk Indonesia dan luar negeri sebab rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan & Wisanggeni 3s yaitu tipe padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelan & Wisanggeni 3s memiliki nomer seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini membawa biasanya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi berasal dari jenis varietas ini lebih pendek jika dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama dengan tekstur beras ukuran pendek dan takaran amilosa 18,6%. Total fenolik pada padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yakni menggapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB group III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kilogram padi ini mencapai IDR 18.000, atau mampu lebih murah kalau anda membelinya di toko sembako.

Harga Padi Paketih & Wisanggeni 3s

Petani Indonesia lebih menentukan untuk menanam padi ketan dikarenakan diakui tetap memilih kompetisi yang rendah dibandingkan type padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi dari varietas ini termasuk terbilang lebih murah, tetapi untuk kualitasnya pasti tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas dari type ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya layaknya varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini adalah hasil persilangan dari Pandan Wangi bersama dengan Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini capai IDR 18.000.

Jenis-Jenis Bibit Padi Wisanggeni 3s Dari Indonesia

Harga Benih Padi Wisanggeni 3s 2 Bulan Panen

Berikut ini adalah Jenis-Jenis bibit padi Wisanggeni 3s khas dari Indonesia

Benih Padi Varietas Hibrida Wisanggeni 3s

Benih padi yang satu ini cuma mampu untuk sekali tanam saja, berlainan bersama dengan benih padi lain yang bisa dijadikan sebagai bibit untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran kalau di dalam sekali panen, untuk tipe bibit ini bisa segera membuahkan mutu terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak mampu di gunakan untuk kedua kali sehingga mesti membeli benih baru dari penyedia bibit padi pilihan. Lazimnya disetiap daerah di Indonesia, panen padi bisa berjalan lebih kurang 2 – 3 kali panen, jadi hasilnya terhitung cukup lumayan untuk kemakmuran para petani. Artinya, benih ini punya kekurangan untuk turunannya yang ke-2 jikalau di memanfaatkan kembali, hasilnya akan berkurang dan lebih sedikit dari hasil penen yang pertama. Contoh untuk type bibit Vibrida yang mampu anda temukan yakni : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Benih Padi Varietas Unggul Wisanggeni 3s

Kemudian bibit yang ke-2 ini tetap satu tingkat di bawah varietas hibrida yang mampu ditanam berulang-kali bersama mutu yang sama, hasil panen dari bibit ini mampu dikatakan lebih unggul. Harga untuk padi tipe ini juga lebih murah dibandingkan bibit hibrida, produksi padi yang dihasilkan terhitung lumayan baik yakni lebih kurang 8 – 10 ton / hektar. Untuk jenis bibit ini kebanyakan yang dipakai cukup beragam, mulai jenis npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas bibit unggul juga baru saja di rilis oleh pemerintah bersama dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang mampu anda rasakan saat mengenakan tipe varietas ini yakni tahan pada hama.

Varietas Padi Lokal Wisanggeni 3s

Varietas padi lokal ini kebanyakan tersedia di tempat khusus dan cuma di gunakan untuk cocok tanam saja, type padi semisal ini hanya untuk kebutuhan pangan dan tidak di perjual belikan sebab kualitasnya masih dibawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal hanya dapat membuahkan kira-kira 8 ton di dalam satu hektar, namun tidak seluruh petani menanam padi lokal di dalam jumlah besar. Rasa berasal dari padi ini termasuk kurang enak, maka dari itu tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyukai type padi satu ini. Jenis padi lokal ini punya nama-nama unik seperti Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Demikian informasi berasal dari kita perihal Harga Benih Padi Wisanggeni 3s 2 Bulan Panen, ketiga type padi yang kami sebutkan diatas tentu punyai keunggulan dan kekurangan tersendiri baik berasal dari segi perawatan, cepat lambatnya proses panen hingga tahan pada hama dan penyakit tertentu. Semoga informasi ini berfungsi bagi kamu yang menginginkan pilih jenis bibit padi untuk proses tanam. Demikian dan semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *