Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Benih Padi Wisanggeni 46 Termahal

  • 4 min read
  • Okt 16, 2020

Harga Benih Padi Wisanggeni 46 Termahal – Padi yakni jenis makanan utama yang ada di Indonesia, makanan ini di konsumsi di Asia dan di Amerika Selatan. Padi ialah sebutan untuk tanaman biji-bijian yang biasanya kerap kamu memandangnya di sawah. Menanam padi juga tidak bisa asal-asalan sebab memahami metode menanam berpengaruh pada hasil panen. Padi yang ada di Indonesia itu bermacam-macam jenisnya mulai dari vairietas unggulan sampai varietas lazim yang seringkali di gunakan para petani. Setiap Harga Benih Padi Wisanggeni 46 Termahal yang bakal kita informasikan ini mempunyai keunggulan dan kekurangan baik dari faktor perawatan, cepat dan lambatnya proses panen dan ada banyak lagi yang lainnya. Padi bersama dengan nama Ilmiahnya Orzya sativa L ini merupakan salah satu model tanaman budidaya yang sudah ada sejak 1500 SM, awal awalnya tanaman ini dibawa dari India atau Indocina yang mengirim bibit ke Indonesia. Ternyata padi mampu tumbuh menjadi subur di tanah Indonesia dan sampai hari ini menjadi tanaman pangan bagi masyarakat dunia juga Indonesia.

Harga Benih Padi Wisanggeni 46 Termahal

Video Terkait Harga Benih Padi Wisanggeni 46 Termahal

Harga Padi Wisanggeni 46 Dari Petani Indonesia

Bagi anda yang mendambakan mengetahui harga padi berasal dari tiap-tiap varietas petani Indonesia, silakan amati informasinya dibawah ini.

Harga Padi Varietas Jaliteng & Wisanggeni 46

Padi Jaliteng & Wisanggeni 46 ini lebih dikenal penduduk luas sebagai padi bersama dengan biji hitam yang memiliki kualitas terbaik. Harga jual untuk tipe padi Jaliteng & Wisanggeni 46 ini terbilang cukup mahal sebab banyaknya permohonan dari masyarakat lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terkandung berasal dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan tipe padi lain yang ada di Indonesia, kandungan utama berasal dari padi ini yakni antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Wisanggeni 46 sendiri pertama dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya pada th. 2019 lalu. Padi ini miliki no seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang ialah jenis padi hasil silang berasal dari ketan hitam bersama dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kilogram padi hitam dijual sekitar IDR 15.000 – IDR 18.000 bergantung mutu hasil panennya.

Perbedaan Harga Padi Pamera & Wisanggeni 46 Dari Petani

Selanjutnya type padi paling paling tenar dikonsumsi oleh penduduk Indonesia merupakan tipe padi Pamera & Wisanggeni 46 yakni varietas padi warna merah yang miliki kualitas terbaik. biasanya tipe padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang jauhi kadar gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah sukses menciptakan varietas beras merah aromatik dengan nomer seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang merupakan hasil persilangan berasal dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, biasanya tipe padi ini bisa menghasilkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi tipe ini dapat meraih IDR 15.000 – IDR 17.000 / kg. Banyak orang yang menyukai type padi Pamera & Wisanggeni 46 karena punya rasa yang gurih dan sedikit punya kandungan rasa manis.

Perbandingan Harga Padi Pamelan & Wisanggeni 46 Berasal dari Petani

Selain Varietas Pemera, ada varietas lain yang lumayan kondang di kalangan masyarakat Indonesia. Jenis padi ini terhitung banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri sebab rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan & Wisanggeni 46 adalah tipe padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelan & Wisanggeni 46 memiliki nomer seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini membawa umumnya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi berasal dari tipe varietas ini lebih pendek jikalau dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama tekstur beras ukuran pendek dan takaran amilosa 18,6%. Total fenolik terhadap padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yaitu mencapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB group III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kg padi ini capai IDR 18.000, atau dapat lebih murah jika anda membelinya di toko sembako.

Perbedaan Harga Padi Paketih & Wisanggeni 46

Petani Indonesia lebih pilih untuk menanam padi ketan dikarenakan dianggap masih menentukan persaingan yang rendah dibandingkan jenis padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi berasal dari varietas ini termasuk terbilang lebih murah, namun untuk kualitasnya tentu tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas berasal dari type ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya seperti varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini merupakan hasil persilangan dari Pandan Wangi bersama dengan Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini meraih IDR 18.000.

Jenis-Jenis Bibit Padi Wisanggeni 46 Asli Indonesia

Harga Benih Padi Wisanggeni 46 Termahal

Berikut ini yaitu Varietas bibit padi Wisanggeni 46 khas berasal dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Wisanggeni 46

Varietas padi lokal ini umumnya tersedia di daerah spesifik dan hanya di pakai untuk cocok tanam saja, jenis padi seperti ini hanya untuk keperluan pangan dan tidak di perjual belikan dikarenakan kualitasnya masih di bawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal hanya mampu menghasilkan sekitar 8 ton dalam satu hektar, tetapi tidak semua petani menanam padi lokal di dalam jumlah besar. Rasa berasal dari padi ini terhitung kurang enak, maka karena itu tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyukai tipe padi satu ini. Jenis padi lokal ini miliki nama-nama unik seperti Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Bibit Padi Varietas Unggul Wisanggeni 46

Selanjutnya bibit yang ke dua ini masih satu tingkat di bawah varietas hibrida yang mampu ditanam berulang-kali bersama kualitas yang sama, hasil panen berasal dari benih ini bisa dikatakan lebih unggul. Harga dari padi tipe ini termasuk lebih tidak mahal dibandingkan bibit hibrida, memproses padi yang dihasilkan juga memadai baik yakni lebih kurang 8 – 10 ton / hektar. Untuk tipe bibit ini biasanya yang dipakai lumayan beragam, mulai dari npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas bibit unggul juga baru saja di rilis oleh pemerintah bersama dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang bisa anda rasakan kala memakai tipe varietas ini yakni tahan pada hama.

Bibit Padi Varietas Hibrida Wisanggeni 46

Bibit padi yang satu ini hanya bisa untuk sekali tanam saja, berlainan bersama benih padi lain yang bisa dijadikan sebagai bibit untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran kalau di dalam sekali panen, untuk jenis bibit ini mampu segera membuahkan kualitas terbaik. Sayangnya, bibit hibrida ini tidak dapat di gunakan untuk ke-2 kali jadi kudu belanja bibit baru dari penyedia benih padi pilihan. Umumnya disetiap daerah di Indonesia, panen padi mampu terjadi lebih kurang 2 – 3 kali panen, sehingga hasilnya juga cukup cukup untuk kemakmuran para petani. Artinya, benih ini mempunyai kekurangan untuk turunannya yang ke dua kalau di memanfaatkan kembali, hasilnya bakal menyusut dan lebih dari hasil penen yang pertama. Contoh untuk jenis bibit Vibrida yang bisa kamu temukan yakni : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Sekian info mengenai Harga Benih Padi Wisanggeni 46 Termahal di tahun ini. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *