Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Bibit Padi Gajah Mada E 400 2 Bulan Panen

  • 4 min read
  • Nov 03, 2019

Harga Bibit Padi Gajah Mada E 400 2 Bulan Panen – Padi adalah tipe makanan pokok yang tersedia di Indonesia, makanan ini di konsumsi di Asia dan di Amerika Selatan. Padi ialah sebutan untuk tanaman biji-bijian yang kebanyakan sering anda menyaksikannya di sawah. Menanam padi jua tidak bisa ceroboh dikarenakan tahu metode menanam berpengaruh pada hasil panen. Padi yang tersedia di Indonesia itu bermacam macam jenisnya mulai berasal dari vairietas unggulan hingga varietas lazim yang seringkali di memanfaatkan para petani. Setiap Harga Bibit Padi Gajah Mada E 400 2 Bulan Panen yang akan kita informasikan ini punya kelebihan dan kekurangan baik dari faktor perawatan, cepat dan lambatnya sistem panen dan masih banyak juga yang lainnya. Padi bersama nama Ilmiahnya Orzya sativa L ini ialah keliru satu tipe tanaman budidaya yang sudah tersedia sejak 1500 SM, awal mulanya tanaman ini datang dari India atau Indocina yang membawa bibit ke Indonesia. Ternyata padi bisa tumbuh dengan subur di tanah Indonesia dan hingga hari ini menjadi tanaman pangan bagi masyarakat dunia termasuk Indonesia.

Harga Bibit Padi Gajah Mada E 400 2 Bulan Panen

Video Harga Bibit Padi Gajah Mada E 400 2 Bulan Panen

Harga Padi Gajah Mada E 400 Dari Petani Indonesia

Bagi kamu yang menghendaki mengetahui harga padi dari tiap-tiap varietas petani Indonesia, silahkan lihat informasinya dibawah ini.

Perbandingan Harga Padi Varietas Jaliteng & Gajah Mada E 400

Padi Jaliteng & Gajah Mada E 400 ini lebih dikenal penduduk luas sebagai padi bersama dengan biji hitam yang miliki kualitas terbaik. Harga jual untuk tipe padi Jaliteng & Gajah Mada E 400 ini terbilang mahal karena banyaknya permohonan berasal dari penduduk lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terdapat berasal dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan type padi lain yang tersedia di Indonesia, persentase utama berasal dari padi ini merupakan antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Gajah Mada E 400 sendiri mulai dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya pada th. 2019 lalu. Padi ini memiliki no seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang yakni type padi hasil silang dari ketan hitam dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kg padi hitam dijual kurang lebih IDR 15.000 – IDR 18.000 bergantung kualitas hasil panennya.

Harga Padi Pamera & Gajah Mada E 400 Dari Petani

Berikutnya tipe padi paling paling terkenal dikonsumsi oleh penduduk Indonesia yakni type padi Pamera & Gajah Mada E 400 yakni varietas padi warna merah yang punyai kualitas terbaik. umumnya type padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang hindari kadar gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah berhasil menciptakan varietas beras merah aromatik dengan nomer seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang yakni hasil persilangan dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, rata-rata jenis padi ini dapat menghasilkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi jenis ini bisa capai IDR 15.000 – IDR 17.000 / kg. Banyak orang yang menyukai jenis padi Pamera & Gajah Mada E 400 sebab memiliki rasa yang gurih dan sedikit punya kandungan rasa manis.

Perbandingan Harga Padi Pamelan & Gajah Mada E 400 Berasal dari Petani

Selain Varietas Pemera, tersedia varietas lain yang lumayan tenar di kalangan masyarakat Indonesia. Jenis padi ini termasuk banyak disukai oleh penduduk Indonesia dan luar negeri karena rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan & Gajah Mada E 400 yaitu jenis padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelan & Gajah Mada E 400 punya nomor seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini mempunyai biasanya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi berasal dari jenis varietas ini lebih pendek jika dibandingkan padi Inpari 24. Varietas dengan tekstur beras ukuran pendek dan persentase amilosa 18,6%. Total fenolik terhadap padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yaitu menggapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB kelompok III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kilogram padi ini menggapai IDR 18.000, atau bisa lebih murah jikalau kamu membelinya di toko sembako.

Perbedaan Harga Padi Paketih & Gajah Mada E 400

Petani Indonesia lebih pilih untuk menanam padi ketan sebab diakui tetap pilih persaingan yang rendah dibandingkan jenis padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi berasal dari varietas ini termasuk terbilang lebih murah, tetapi untuk kualitasnya tentu tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas dari tipe ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya layaknya varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini merupakan hasil persilangan berasal dari Pandan Wangi dengan Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini menggapai IDR 18.000.

Varietas Bibit Padi Gajah Mada E 400 Dari Indonesia

Harga Bibit Padi Gajah Mada E 400 2 Bulan Panen

Berikut ini adalah Varietas bibit padi Gajah Mada E 400 khas berasal dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Gajah Mada E 400

Varietas padi lokal ini umumnya tersedia di daerah spesifik dan hanya di memanfaatkan untuk cocok tanam saja, tipe padi semisal ini hanya untuk keperluan pangan dan tidak di perjual belikan sebab kualitasnya masih dibawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal hanya mampu membuahkan kira-kira 8 ton di dalam satu hektar, tapi tidak seluruh petani menanam padi lokal di dalam jumlah besar. Rasa dari padi ini terhitung kurang enak, maka karena itu tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyukai type padi satu ini. Jenis padi lokal ini mempunyai nama-nama unik layaknya Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Bibit Padi Varietas Unggul Gajah Mada E 400

Kemudian benih yang ke dua ini masih satu tingkat di bawah varietas hibrida yang mampu ditanam beberapa kali bersama dengan kualitas yang sama, hasil panen dari benih ini mampu dikatakan lebih unggul. Harga dari padi tipe ini juga lebih murah dibandingkan bibit hibrida, memproses padi yang dihasilkan terhitung lumayan baik yakni lebih kurang 8 – 10 ton / hektar. Untuk jenis benih ini biasanya yang dipakai cukup beragam, mulai dari npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas bibit unggul juga baru saja di rilis oleh pemerintah dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang dapat anda rasakan kala mengenakan tipe varietas ini yaitu tahan pada hama.

Benih Padi Varietas Hibrida Gajah Mada E 400

Benih padi yang satu ini hanya bisa untuk sekali tanam saja, berlainan bersama benih padi lain yang mampu dijadikan sebagai bibit untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran kalau di dalam sekali panen, untuk type bibit ini mampu segera menghasilkan mutu terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak mampu di gunakan untuk kedua kali sehingga kudu belanja bibit baru dari penyedia bibit padi pilihan. Umumnya disetiap wilayah di Indonesia, panen padi dapat berlangsung kira-kira 2 – 3 kali panen, jadi hasilnya terhitung lumayan cukup untuk kemakmuran para petani. Artinya, benih ini memiliki kekurangan untuk turunannya yang kedua kalau di pakai kembali, hasilnya bakal berkurang dan lebih dari hasil penen yang pertama. Contoh untuk type bibit Vibrida yang bisa anda temukan yaitu : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Sperti itulah info perihal Harga Bibit Padi Gajah Mada E 400 2 Bulan Panen di th. ini. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *