Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Bibit Padi Gsr Arjuna Super

  • 4 min read
  • Okt 20, 2019

Harga Bibit Padi Gsr Arjuna Super – Padi yakni tipe makanan utama yang tersedia di Indonesia, makanan ini di konsumsi di Asia dan di Amerika Selatan. Padi yaitu sebutan untuk tanaman biji-bijian yang biasanya sering anda menyaksikannya di sawah. Menanam padi juga tidak dapat sembrono sebab tahu cara menanam berefek terhadap hasil panen. Padi yang ada di Indonesia itu beraneka macam jenisnya mulai dari vairietas unggulan sampai varietas umum yang seringkali di gunakan para petani. Setiap Harga Bibit Padi Gsr Arjuna Super yang akan kita informasikan ini punyai kelebihan dan kekurangan baik dari aspek perawatan, cepat dan lambatnya sistem panen dan masih banyak juga yang lainnya. Padi bersama dengan nama Ilmiahnya Orzya sativa L ini merupakan keliru satu jenis tanaman budidaya yang telah ada sejak 1500 SM, awal mulanya tanaman ini datang dari India atau Indocina yang mengirim benih ke Indonesia. Ternyata padi bisa tumbuh menjadi subur di tanah Indonesia dan sampai saat ini menjadi tanaman pangan bagi penduduk dunia juga Indonesia.

Harga Bibit Padi Gsr Arjuna Super

Vidio Harga Bibit Padi Gsr Arjuna Super

Harga Padi Gsr Arjuna Dari Petani Indonesia

Bagi anda yang menginginkan tahu harga padi dari tiap-tiap varietas petani Indonesia, silahkan lihat informasinya di bawah ini.

Harga Padi Pamelan & Gsr Arjuna Dari Petani

Selain Varietas Pemera, tersedia varietas lain yang lumayan populer di kalangan masyarakat Indonesia. Jenis padi ini juga banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri dikarenakan rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan & Gsr Arjuna yakni tipe padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelan & Gsr Arjuna punya nomor seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini membawa kebanyakan hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi berasal dari type varietas ini lebih pendek jika dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama tekstur beras ukuran pendek dan kandungan amilosa 18,6%. Total fenolik pada padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yakni meraih 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB group III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kilogram padi ini capai IDR 18.000, atau bisa lebih murah kalau anda membelinya di toko sembako.

Harga Padi Pamera & Gsr Arjuna Dari Petani

Berikutnya jenis padi paling paling terkenal dikonsumsi oleh penduduk Indonesia ialah type padi Pamera & Gsr Arjuna yakni varietas padi warna merah yang mempunyai kualitas terbaik. umumnya type padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang menjauhkan kadar gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah berhasil menciptakan varietas beras merah aromatik dengan nomor seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang merupakan hasil persilangan dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, kebanyakan type padi ini dapat menghasilkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi tipe ini bisa mencapai IDR 15.000 – IDR 17.000 / kilogram. Banyak orang yang menyukai tipe padi Pamera & Gsr Arjuna karena punya rasa yang gurih dan sedikit punya kandungan rasa manis.

Perbandingan Harga Padi Paketih & Gsr Arjuna

Petani Indonesia lebih memilih untuk menanam padi ketan dikarenakan dianggap tetap memilih persaingan yang rendah dibandingkan tipe padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi berasal dari varietas ini terhitung dan terbilang lebih murah, namun untuk kualitasnya pasti tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas dari tipe ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya seperti varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini yakni hasil persilangan berasal dari Pandan Wangi bersama Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini raih IDR 18.000.

Harga Padi Varietas Jaliteng & Gsr Arjuna

Padi Jaliteng & Gsr Arjuna ini lebih dikenal masyarakat luas sebagai padi bersama dengan biji hitam yang memiliki mutu terbaik. Harga rata-rata untuk type padi Jaliteng & Gsr Arjuna ini terbilang mahal karena banyaknya permohonan berasal dari penduduk lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terkandung dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan tipe padi lain yang ada di Indonesia, persentase utama berasal dari padi ini yaitu antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Gsr Arjuna sendiri pertama dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya pada th. 2019 lalu. Padi ini memiliki nomer seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang adalah type padi hasil silang dari ketan hitam bersama dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kg padi hitam dijual kira-kira IDR 15.000 – IDR 18.000 bergantung mutu hasil panennya.

Varietas Bibit Padi Gsr Arjuna Khas Indonesia

Harga Bibit Padi Gsr Arjuna Super

Berikut ini adalah Varietas benih padi Gsr Arjuna khas dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Gsr Arjuna

Varietas padi lokal ini biasanya ada di tempat khusus dan cuma di gunakan untuk cocok tanam saja, type padi seperti ini cuma untuk kebutuhan pangan dan tidak di perjual belikan sebab kualitasnya masih di bawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal hanya bisa menghasilkan lebih kurang 8 ton di dalam satu hektar, tapi tidak semua petani menanam padi lokal di dalam kuantitas besar. Rasa berasal dari padi ini termasuk kurang enak, maka dari itu tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyukai type padi satu ini. Jenis padi lokal ini mempunyai nama-nama unik seperti Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Benih Padi Varietas Unggul Gsr Arjuna

Kemudian benih yang ke-2 ini masih satu tingkat dibawah varietas hibrida yang mampu ditanam beberapa kali dengan kualitas yang sama, hasil panen dari benih ini bisa dikatakan lebih unggul. Harga untuk padi type ini termasuk lebih murah dibandingkan benih hibrida, memproses padi yang dihasilkan termasuk cukup baik yaitu kurang lebih 8 – 10 ton / hektar. Untuk type benih ini kebanyakan yang dipakai lumayan beragam, mulai dari npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas bibit unggul juga baru saja di rilis oleh pemerintah bersama nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang mampu kamu rasakan disaat memakai tipe varietas ini ialah tahan pada hama.

Bibit Padi Varietas Hibrida Gsr Arjuna

Benih padi yang satu ini hanya bisa untuk sekali tanam saja, berlainan bersama dengan benih padi lain yang mampu dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran jikalau didalam sekali panen, untuk type bibit ini dapat segera membuahkan kualitas terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak dapat di memanfaatkan untuk ke dua kali sehingga mesti belanja benih baru berasal dari penyedia benih padi pilihan. Lazimnya disetiap daerah di Indonesia, panen padi dapat berlangsung sekitar 2 – 3 kali panen, jadi hasilnya termasuk lumayan cukup untuk kemakmuran para petani. Artinya, benih ini miliki kelemahan untuk turunannya yang ke dua jikalau di memanfaatkan kembali, hasilnya bakal menyusut dan lebih dibanding hasil penen yang pertama. Contoh untuk jenis benih Vibrida yang mampu kamu temukan yakni : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Sekian info dari kami mengenai Harga Bibit Padi Gsr Arjuna Super, ketiga jenis padi yang kita sebutkan diatas pasti miliki keunggulan dan kekurangan tersendiri baik berasal dari faktor perawatan, cepat lambatnya sistem panen sampai tahan terhadap hama dan penyakit tertentu. Semoga informasi ini berfungsi bagi kamu yang menginginkan menentukan tipe bibit padi untuk proses tanam. Sekian dan semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *