Informasi Harga Padi Jagung Cengkeh dan Mesin Pertanian Indonesia

Harga Bibit Padi Gunung 64 Ss Terbaru

  • 4 min read
  • Agu 15, 2020

Harga Bibit Padi Gunung 64 Ss Terbaru – Padi ialah type makanan pokok yang ada di Indonesia, makanan ini di makan di Asia dan di Amerika Selatan. Padi adalah sebutan untuk tanaman biji-bijian yang kebanyakan sering kamu menyaksikannya di sawah. Menanam padi jua tidak bisa asal-asalan dikarenakan memahami cara menanam berimbas terhadap hasil panen. Padi yang ada di Indonesia itu berbagai macam jenisnya mulai dari vairietas unggulan hingga varietas umum yang seringkali di pakai para petani. Setiap Harga Bibit Padi Gunung 64 Ss Terbaru yang akan kita informasikan ini punya kelebihan dan kekurangan baik dari faktor perawatan, cepat dan lambatnya sistem panen dan ada banyak lagi yang lainnya. Padi dengan nama Ilmiahnya Orzya sativa L ini adalah tidak benar satu type tanaman budidaya yang udah tersedia sejak 1500 SM, awal awalannya tanaman ini datang dari India atau Indocina yang mengirim bibit ke Indonesia. Ternyata padi bisa tumbuh menjadi subur di tanah Indonesia dan sampai saat ini jadi tanaman pangan bagi masyarakat dunia juga Indonesia.

Harga Bibit Padi Gunung 64 Ss Terbaru

Video Tentang Harga Bibit Padi Gunung 64 Ss Terbaru

Harga Padi Gunung 64 Ss Dari Petani Indonesia

Bagi anda yang mendambakan mengerti harga padi dari masing-masing varietas petani Indonesia, silahkan lihat informasinya dibawah ini.

Harga Padi Pamelan & Gunung 64 Ss Berasal dari Petani

Selain Varietas Pemera, ada varietas lain yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Jenis padi ini juga banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri karena rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan & Gunung 64 Ss ialah tipe padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelan & Gunung 64 Ss mempunyai no seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini membawa umumnya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi berasal dari jenis varietas ini lebih pendek jikalau dibandingkan padi Inpari 24. Varietas bersama tekstur beras ukuran pendek dan persentase amilosa 18,6%. Total fenolik terhadap padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yaitu mencapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB kelompok III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kilogram padi ini capai IDR 18.000, atau mampu lebih murah jika kamu membelinya di toko sembako.

Harga Padi Pamera & Gunung 64 Ss Berasal dari Petani

Berikutnya type padi paling paling kondang dikonsumsi oleh penduduk Indonesia ialah type padi Pamera & Gunung 64 Ss yakni varietas padi warna merah yang punyai kualitas terbaik. umumnya tipe padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang menjauhkan kadar gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah berhasil menciptakan varietas beras merah aromatik dengan no seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang ialah hasil persilangan dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, kebanyakan type padi ini dapat membuahkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi tipe ini bisa raih IDR 15.000 – IDR 17.000 / kg. Banyak orang yang menyukai type padi Pamera & Gunung 64 Ss dikarenakan memiliki rasa yang gurih dan sedikit mempunyai kandungan rasa manis.

Perbandingan Harga Padi Paketih & Gunung 64 Ss

Petani Indonesia lebih menentukan untuk menanam padi ketan karena dianggap masih memilih persaingan yang rendah dibandingkan tipe padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi dari varietas ini termasuk terbilang lebih murah, namun untuk kualitasnya tentu tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas dari jenis ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya seperti varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini adalah hasil persilangan berasal dari Pandan Wangi dengan Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini menggapai IDR 18.000.

Harga Padi Varietas Jaliteng & Gunung 64 Ss

Padi Jaliteng & Gunung 64 Ss ini lebih dikenal masyarakat luas sebagai padi bersama dengan biji hitam yang punya kualitas terbaik. Harga jual untuk jenis padi Jaliteng & Gunung 64 Ss ini terbilang cukup mahal dikarenakan banyaknya permohonan dari masyarakat lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terdapat dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan type padi lain yang ada di Indonesia, takaran utama dari padi ini ialah antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Gunung 64 Ss sendiri pertama dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya pada tahun 2019 lalu. Padi ini punya nomer seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang adalah jenis padi hasil silang berasal dari ketan hitam bersama pandan wangi cianjur. Harga 1 kg padi hitam dijual sekitar IDR 15.000 – IDR 18.000 terkait mutu hasil panennya.

Varietas Benih Padi Gunung 64 Ss Dari Indonesia

Harga Bibit Padi Gunung 64 Ss Terbaru

Berikut ini merupakan Varietas bibit padi Gunung 64 Ss khas dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Gunung 64 Ss

Varietas padi lokal ini biasanya ada di area khusus dan cuma di gunakan untuk cocok tanam saja, tipe padi seperti ini hanya untuk kebutuhan pangan dan tidak di perjual belikan dikarenakan kualitasnya tetap dibawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal cuma dapat menghasilkan kurang lebih 8 ton di dalam satu hektar, tetapi tidak seluruh petani menanam padi lokal dalam kuantitas besar. Rasa dari padi ini terhitung kurang enak, maka dari itu tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyukai jenis padi satu ini. Jenis padi lokal ini punyai nama-nama unik layaknya Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Benih Padi Varietas Unggul Gunung 64 Ss

Kemudian bibit yang ke-2 ini masih satu tingkat dibawah varietas hibrida yang bisa ditanam berkali-kali bersama dengan kualitas yang sama, hasil panen dari bibit ini bisa dikatakan lebih unggul. Harga dari padi type ini juga lebih tidak mahal dibandingkan benih hibrida, produksi padi yang dihasilkan termasuk memadai baik yaitu kira-kira 8 – 10 ton / hektar. Untuk jenis bibit ini kebanyakan yang dipakai memadai beragam, mulai jenis npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas benih unggul termasuk baru saja di rilis oleh pemerintah bersama nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang mampu kamu rasakan disaat kenakan jenis varietas ini ialah tahan terhadap hama.

Bibit Padi Varietas Hibrida Gunung 64 Ss

Bibit padi yang satu ini cuma mampu untuk sekali tanam saja, berlainan bersama dengan bibit padi lain yang dapat dijadikan sebagai bibit untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran jikalau dalam sekali panen, untuk tipe bibit ini mampu segera menghasilkan mutu terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak dapat di memanfaatkan untuk ke dua kali sehingga mesti membeli benih baru berasal dari penyedia bibit padi pilihan. Umumnya disetiap wilayah di Indonesia, panen padi dapat berjalan lebih kurang 2 – 3 kali panen, jadi hasilnya terhitung lumayan cukup untuk kemakmuran para petani. Artinya, bibit ini mempunyai kelemahan untuk turunannya yang ke-2 jikalau di memanfaatkan kembali, hasilnya bakal berkurang dan lebih dari hasil penen yang pertama. Contoh untuk tipe benih Vibrida yang dapat anda temukan yaitu : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Sperti itulah info perihal Harga Bibit Padi Gunung 64 Ss Terbaru di tahun ini. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *