Harga Bibit Padi Unggul 555 Umur 90 Hari

Harga Bibit Padi Unggul 555 Umur 90 Hari

Harga Bibit Padi Unggul 555 Umur 90 Hari – Padi di Indonesia memang terkenal dengan kualitasnya di mata dunia, tidak heran kalau selama ini pemerintah Indonesia tetap melaksanakan ekspor ke sebagian negara maju contohnya China dan Amerika. Jenis padi yang ada di Indonesia miliki varietas unggul yang memungkinkan hasil panen terlampau cocok bersama harapan para petani. Jika berbicara berkenaan Harga Bibit Padi Unggul 555 Umur 90 Hari, secara umum harga padi di bagi jadi lebih dari satu kategori ini cocok bersama varietas padi yang ditanam oleh para petani. Kualitas padi paling baik kebanyakan diberi harga 1 kilogram / IDR 15.000 atau kira-kira 1 dollar lebih.

Harga Bibit Padi Unggul 555 Umur 90 Hari

Video Terkait Harga Bibit Padi Unggul 555 Umur 90 Hari

Jenis-Jenis Benih Padi Unggul 555 Asli Indonesia

Berikut ini merupakan Varietas benih padi Unggul 555 khas dari Indonesia

Bibit Padi Varietas Hibrida Unggul 555

Bibit padi yang satu ini hanya mampu untuk sekali tanam saja, tidak sama dengan bibit padi lain yang bisa dijadikan sebagai bibit untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran kalau dalam sekali panen, untuk jenis bibit ini dapat segera menghasilkan mutu terbaik. Sayangnya, bibit hibrida ini tidak bisa di memanfaatkan untuk kedua kali jadi kudu belanja benih baru berasal dari penyedia bibit padi pilihan. Umumnya disetiap wilayah di Indonesia, panen padi bisa berjalan kira-kira 2 – 3 kali panen, jadi hasilnya terhitung memadai memadai untuk kemakmuran para petani. Artinya, benih ini punya kelemahan untuk turunannya yang ke-2 kalau di memanfaatkan kembali, hasilnya dapat menyusut dan lebih dari hasil penen yang pertama. Contoh untuk type benih Vibrida yang mampu kamu temukan yakni : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Benih Padi Varietas Unggul Unggul 555

Selanjutnya benih yang ke-2 ini tetap satu tingkat di bawah varietas hibrida yang bisa ditanam beberapa kali bersama dengan kualitas yang sama, hasil panen dari bibit ini dapat dikatakan lebih unggul. Harga dari padi tipe ini juga lebih tidak mahal dibandingkan benih hibrida, mengolah padi yang dihasilkan juga lumayan baik yakni kurang lebih 8 – 10 ton / hektar. Untuk jenis bibit ini biasanya yang dipakai lumayan beragam, mulai jenis npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas benih unggul termasuk baru saja di rilis oleh pemerintah dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang dapat anda rasakan ketika mengenakan jenis varietas ini ialah tahan terhadap hama.

Varietas Padi Lokal Unggul 555

Varietas padi lokal ini biasanya ada di area tertentu dan hanya di gunakan untuk cocok tanam saja, tipe padi seperti ini cuma untuk kebutuhan pangan dan tidak di perjual belikan dikarenakan kualitasnya masih dibawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal cuma mampu menghasilkan kira-kira 8 ton di dalam satu hektar, tetapi tidak seluruh petani menanam padi lokal dalam jumlah besar. Rasa dari padi ini juga kurang enak, maka karena itu tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyukai type padi satu ini. Jenis padi lokal ini punyai nama-nama unik seperti Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Harga Padi Unggul 555 Dari Petani Indonesia

Harga Bibit Padi Unggul 555 Umur 90 Hari

Bagi anda yang mendambakan tahu harga padi dari tiap-tiap varietas petani Indonesia, silahkan menelaah informasinya di bawah ini.

Harga Padi Pamelan dan Unggul 555 Berasal dari Petani

Selain Varietas Pemera, tersedia varietas lain yang cukup terkenal di kalangan penduduk Indonesia. Jenis padi ini termasuk banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri karena rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan dan Unggul 555 merupakan type padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelen dan Unggul 555 miliki no seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini mempunyai biasanya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi dari jenis varietas ini lebih pendek kalau dibandingkan padi Inpari 24. Varietas dengan tekstur beras ukuran pendek dan takaran amilosa 18,6%. Total fenolik pada padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yakni mencapai 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB group III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kg padi ini menggapai IDR 18.000, atau dapat lebih tidak mahal jikalau kamu membelinya di toko sembako.

Harga Padi Pamera & Unggul 555 Dari Petani

Berikutnya type padi paling paling tenar dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia yaitu tipe padi Pamera dan Unggul 555 yaitu varietas padi warna merah yang mempunyai kualitas terbaik. biasanya jenis padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang hindari takaran gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah sukses menciptakan varietas beras merah aromatik bersama nomor seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang ialah hasil persilangan berasal dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, umumnya tipe padi ini bisa membuahkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi tipe ini mampu capai IDR 15.000 – IDR 17.000 / kilogram. Banyak orang yang menyukai tipe padi Pamera & Unggul 555 dikarenakan mempunyai rasa yang gurih dan sedikit memiliki kandungan rasa manis.

Perbedaan Harga Padi Paketih & Unggul 555

Petani Indonesia lebih menentukan untuk menanam padi ketan karena dianggap masih pilih persaingan yang rendah dibandingkan jenis padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi berasal dari varietas ini juga terbilang lebih murah, namun untuk kualitasnya pasti tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas dari type ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya seperti varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini yakni hasil persilangan dari Pandan Wangi dengan Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini mencapai IDR 18.000.

Perbedaan Harga Padi Varietas Jaliteng & Unggul 555

Padi Jaliteng & Unggul 555 ini lebih dikenal penduduk luas sebagai padi dengan biji hitam yang miliki mutu terbaik. Harga rata-rata untuk type padi Jaliteng & Unggul 555 ini terbilang mahal dikarenakan banyaknya keinginan berasal dari masyarakat lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terkandung berasal dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan tipe padi lain yang tersedia di Indonesia, kadar utama dari padi ini adalah antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Unggul 555 sendiri jadi dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya di tahun 2019 lalu. Padi ini punyai no seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang yakni tipe padi hasil silang dari ketan hitam dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kg padi hitam dijual kira-kira IDR 15.000 – IDR 18.000 tergantung mutu hasil panennya.

Itulah info perihal Harga Bibit Padi Unggul 555 Umur 90 Hari di tahun ini. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.