Inilah Jenis Bibit Padi Xl 66 Umur 90 Hari

Inilah Jenis Bibit Padi Xl 66 Umur 90 Hari

Inilah Jenis Bibit Padi Xl 66 Umur 90 Hari – Padi di Indonesia sebetulnya kondang dengan kualitasnya di mata dunia, tidak heran kalau selama ini pemerintah Indonesia senantiasa melakukan ekspor ke lebih dari satu negara maju contohnya China dan Amerika. Jenis padi yang ada di Indonesia miliki varietas unggul yang sangat mungkin hasil panen amat cocok bersama harapan para petani. Jika bicara mengenai Inilah Jenis Bibit Padi Xl 66 Umur 90 Hari, secara umum harga padi di bagi menjadi beberapa kategori sesuai bersama dengan varietas padi yang ditanam oleh para petani. Kualitas padi terbaik biasanya diberi harga 1 kilogram / IDR 15.000 atau kurang lebih 1 dollar lebih.

Inilah Jenis Bibit Padi Xl 66 Umur 90 Hari

Vidio Terkait Inilah Jenis Bibit Padi Xl 66 Umur 90 Hari

Jenis-Jenis Benih Padi Xl 66 Dari Indonesia

Berikut ini adalah Jenis-Jenis benih padi Xl 66 khas dari Indonesia

Varietas Padi Lokal Xl 66

Varietas padi lokal ini umumnya ada di daerah khusus dan hanya di gunakan untuk cocok tanam saja, jenis padi semisal ini cuma untuk kebutuhan pangan dan tidak di perjual belikan karena kualitasnya tetap di bawah varietas hibrida dan varietal unggul. Padi lokal cuma mampu membuahkan kurang lebih 8 ton didalam satu hektar, namun tidak seluruh petani menanam padi lokal didalam kuantitas besar. Rasa dari padi ini juga kurang enak, maka karena itu tidak banyak penduduk Indonesia yang menyukai jenis padi satu ini. Jenis padi lokal ini miliki nama-nama unik layaknya Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.

Bibit Padi Varietas Unggul Xl 66

Selanjutnya bibit yang ke-2 ini tetap satu tingkat di bawah varietas hibrida yang bisa ditanam beberapa kali bersama kualitas yang sama, hasil panen berasal dari benih ini dapat dikatakan lebih unggul. Harga untuk padi type ini terhitung lebih murah dibandingkan bibit hibrida, memproduksi padi yang dihasilkan juga memadai baik yakni kira-kira 8 – 10 ton / hektar. Untuk jenis bibit ini umumnya yang dipakai memadai beragam, mulai jenis npara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan. Kualitas bibit unggul juga baru saja di rilis oleh pemerintah dengan nama Inpari 35 dan Inpari 34. Kelebihan yang dapat anda rasakan ketika mengenakan jenis varietas ini yaitu tahan pada hama.

Bibit Padi Varietas Hibrida Xl 66

Bibit padi yang satu ini hanya mampu untuk sekali tanam saja, berlainan bersama benih padi lain yang mampu dijadikan sebagai benih untuk penanaman yang kedua. Maka tidak heran jika didalam sekali panen, untuk tipe bibit ini mampu langsung menghasilkan kualitas terbaik. Sayangnya, benih hibrida ini tidak bisa di gunakan untuk ke-2 kali sehingga wajib belanja bibit baru dari penyedia benih padi pilihan. Lazimnya disetiap wilayah di Indonesia, panen padi mampu berjalan sekitar 2 – 3 kali panen, sehingga hasilnya termasuk cukup cukup untuk kemakmuran para petani. Artinya, bibit ini memiliki kekurangan untuk turunannya yang kedua jika di memanfaatkan kembali, hasilnya dapat berkurang dan lebih sedikit dari hasil penen yang pertama. Contoh untuk type bibit Vibrida yang bisa anda temukan yakni : Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS.

Harga Padi Xl 66 Dari Petani Indonesia

Inilah Jenis Bibit Padi Xl 66 Umur 90 Hari

Bagi anda yang dambakan tahu harga padi dari tiap-tiap varietas petani Indonesia, silakan melihat informasinya dibawah ini.

Perbedaan Harga Padi Pamelan dan Xl 66 Dari Petani

Selain Varietas Pemera, tersedia varietas lain yang cukup terkenal di kalangan penduduk Indonesia. Jenis padi ini terhitung banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri dikarenakan rasanya yang enak, lembut dan gurih. Padi Pamelan dan Xl 66 adalah tipe padi varietas unggul yang biasa di tanam oleh para petani Indonesia. Pamelen dan Xl 66 mempunyai nomor seleksi B12344-3D-PN-37-6, dan hasil persilangan IR64*2/O. rofipogon. Padi ini mempunyai biasanya hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha, lebih baik dibanding Inpari 24. Penampilan morfologi dari type varietas ini lebih pendek jika dibandingkan padi Inpari 24. Varietas dengan tekstur beras ukuran pendek dan persentase amilosa 18,6%. Total fenolik terhadap padi ini lebih tinggi dibandingkan padi Inpari 24, yakni meraih 6929,8 ± 482,3mg GAE/100 g BPK. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB kelompok III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, dan tahan tungro. Harga satu kilogram padi ini mencapai IDR 18.000, atau mampu lebih murah kalau anda membelinya di toko sembako.

Perbedaan Harga Padi Pamera & Xl 66 Berasal dari Petani

Selanjutnya jenis padi paling paling populer dikonsumsi oleh penduduk Indonesia yakni jenis padi Pamera dan Xl 66 yakni varietas padi warna merah yang memiliki kualitas terbaik. lazimnya tipe padi ini dijadikan sebagai makanan untuk orang-orang yang jauhi persentase gula berlebih atau untuk program diet sehat. Pemerintah sukses menciptakan varietas beras merah aromatik bersama dengan nomer seleksi B1384OE-MR-39-2-3-1 yang adalah hasil persilangan dari padi Pusa Basmati 4/HB118 (PN III)// Pusa Basmati 4/ Pandan Wangi Cianjur///Bahbutong. Sedangkan untuk hasil panen sendiri, umumnya tipe padi ini bisa menghasilkan setidaknya 6.43 ton/ha – 11,33 ton/ha. Harga padi jenis ini mampu meraih IDR 15.000 – IDR 17.000 / kilogram. Banyak orang yang menyukai tipe padi Pamera & Xl 66 karena miliki rasa yang gurih dan sedikit memiliki kandungan rasa manis.

Harga Padi Paketih & Xl 66

Petani Indonesia lebih menentukan untuk menanam padi ketan karena diakui masih menentukan persaingan yang rendah dibandingkan tipe padi untuk bahan pangan secara umum. Harga padi dari varietas ini juga terbilang lebih murah, tetapi untuk kualitasnya tentu tidak kalah bagus dibandingkan varietas padi lainnya. Varietas berasal dari type ini yang berkembang di pasar Indonesia, contohnya seperti varietas Ciasem, Grendel dan Lusi. Beras ini adalah hasil persilangan berasal dari Pandan Wangi bersama Ketan Hitam pilihan. Harga 1 Kg beras ini raih IDR 18.000.

Harga Padi Varietas Jaliteng & Xl 66

Padi Jaliteng & Xl 66 ini lebih dikenal penduduk luas sebagai padi dengan biji hitam yang mempunyai mutu terbaik. Harga rata-rata untuk type padi Jaliteng & Xl 66 ini terbilang cukup mahal dikarenakan banyaknya permohonan dari masyarakat lokal dan luar negeri. Nutrisi yang terdapat dari padi jaliteng ini lebih tinggi dibandingkan jenis padi lain yang tersedia di Indonesia, takaran utama berasal dari padi ini merupakan antioksidan dan anti inflamasi. Jaliteng & Xl 66 sendiri jadi dirilis oleh pemerintah belum lama ini, tepatnya pada tahun 2019 lalu. Padi ini punya nomor seleksi B13486D-4-1-PN-2-MR-3-3-3 yang yaitu jenis padi hasil silang berasal dari ketan hitam bersama dengan pandan wangi cianjur. Harga 1 kg padi hitam dijual lebih kurang IDR 15.000 – IDR 18.000 bergantung mutu hasil panennya.

Sekian informasi berasal dari kami berkenaan Inilah Jenis Bibit Padi Xl 66 Umur 90 Hari, ketiga jenis padi yang kita sebutkan diatas pasti memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri baik berasal dari aspek perawatan, cepat lambatnya sistem panen hingga tahan terhadap hama dan penyakit tertentu. Semoga informasi ini berfungsi bagi kamu yang inginkan memilih jenis bibit padi untuk sistem tanam. Sekian dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *